JAMBERITA.COM - Musim hujan terus menerus terjadi di Kota Jambi dan sekitarnya dalam dua bulan terakhir ini telah membuat debit air di Danau Sipin naik.
Akibatnya, proyek joging track sepanjang 750 meter senilai Rp5 miliar tersebut kondisinya saat ini sebagian terendam oleh luapan air Danau Sipin.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Jambi, Maulana mengatakan pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengenai hal tersebut.
"Kita akan cari solusinya. Tapi yang jelas ada sistem pemompa nantinya yang bisa mengalirkan air saat kondisi sedang meluap," katanya kepada awak media, Rabu (14/11/2018).
Maulana melanjutkan hal ini butuh komitmen dan kesabaran karena pembangunannya memakan waktu yang panjang.
"Ada tiga tahapan untuk menanggulanginya. Pertama kami akan bekerjasama dengan pihak BWSS untuk membangun 2 pintu air yang dilengkapi pompa. Kedua, sepanjang sungai Batanghari akan kita tanggul juga. Dan terakhir adalah pembersihan dari Danau Sipin itu sendiri," pungkasnya. (Cpm)
Hampir Separuh Kuota CPNS Belum Terisi karena Passing Grade, BKD Bilang Begini
Operasi Zebra 2018 Berakhir, Angka Pelanggaran di Jambi Naik 14 Persen
Satu Nama Terpilih Hasil Lelang Jabatan Pemprov Jambi Sudah Diajukan Kemendagri RI
3 Desa di Nalo Tantan Keluhkan Jalan Longsor Menuju Kota Bangko
Stok Bantuan Bencana Banjir Kurang, Ini Kata Kadinsosdukcapil dan BPBD Provinsi Jambi
SAH Perjuangkan Peserta Tes CPNS Yang Belum Penuhi Passing Grade Dinilai dengan Sistem Ranking


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



