Stok Bantuan Bencana Banjir Kurang, Ini Kata Kadinsosdukcapil dan BPBD Provinsi Jambi



Rabu, 14 November 2018 - 12:14:35 WIB



JAMBERITA.COM - Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) dan BPBD Provinsi Jambi segera melayangkan surat kepada pemeritah pusat guna mengantisipasi stok bantuan bencana banjir di setiap kabupaten kota.

Pasalnya, curah hujan yang terus terjadi belakangan ini membuat persediaan stok bantuan di Kabupaten/kota yang berstatus siaga berkurang.

Kadinsosdukcapil Provinsi Jambi Arif Munandar menyebutkan bahwa telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi.

"Menurut BMKG curah hujan di Provinsi Jambi cukup tinggi pada bulan November 2018 hingga Januari 2019.

Maka telah menjadi tugas dinsos untuk menyiapkan logistik dan penanganan-penanganan bencana alam khususnya banjir dan longsor," katanya, Selasa (13/11/2018).

Arif menyebutkan ada 14 ton stok beras dan 75 item bantuan, baik itu untuk persediaan bagi korban bencana alam maupun bantuan sosial. Seperti misalnya alat dapur umum, tenda yang untuk antisipasi bencana banjir.

"Kini, ada beberapa Kabupaten/Kota yang telah mengajukan permohonan Bantuan Persediaan Stok (baperstok), yang telah berkurang sehingga perlu ditambah," terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan, stok logistik 20 persen yang ada. Selebihnya telah disebarkan ke masing-masing Kabupaten/kota di Jambi.

"Sesuai harapan Sekda saat meninjau persediaan stok, untuk segera ajukan surat kepada BNPB. Karena stok yang ada di Kabupaten/kota berkurang sehingga stok di Provinsi bergeser ke Kabupaten/kota,  maka dalam waktu 2-3 hari ini akan segera diselesaikan," jelasnya.

Sejauh ini, terdapat 3 Kabupaten/kota yang statusnya naik menjadi siaga banjir dan longsor yaitu kabupaten Bungo, Kerinci, dan Sungai Penuh. "Ini akan terus berlangsung, sebab luapan air yang dari Bungo akan terus turun ke Tebo, Sarolangun, Batanghari dan sebagainya. Maka antisipasinya hari ini dilakukan sumber daya yang ada," katanya.

Untuk bencana di Provinsi Jambi, lanjut Bachyuni, masih berstatus normal dan siap siaga. Pihaknya juga telah menyiapkan personil dalam setiap tim yang diturunkan itu terdapat 7 orang peregunya, untuk waspada banjir.

"Posko banjir ada disini, dan ditiap Kabupaten yang menaikkan status siaga juga miliki posko kesiap siagaan," pungkasnya. (afm)



Artikel Rekomendasi