JAMBERITA.COM - Dalam beberapa hari terakhir, Kota Jambi dihebohkan dengan Festival Of Light yang digelar di lapangan Bajuri, Kelurahan Talang Bakung, Kota Jambi kawasan depan Bandara lama.
Saking hebohnya, ini ditandai dengan padatnya warga Kota Jambi yang berduyun-duyun ingin menyaksikannya secara langsung. Antrian sangat ramai dan setiap pengunjung akan dikenakan tarif yang cukup menguras dompet, yakni Rp30.000 di hari biasa, sedangkan untuk weekend Rp35.000.
Walikota Jambi, Syarif Fasha menanggapi hal tersebut. Dikatakannya, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi akan segera menutup sementara festival tersebut.
"Kami tutup sementara sampai mereka mengurus dan melapor perizinan sesuai dengan aturan," tegas Fasha saat ditemui awak media di Rumah Dinas Walikota, Selasa Malam (16/10/2018).
Adapun alasan Pemkot Jambi ingin menutup sementara dikarenakan telah mendapat laporan dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) bahwasanya pihak panitia penyelenggara belum mengurus perizinan.
"Oleh karena itu kita akan untuk menutup sementara festival tersebut karena dinilai tidak adanya kontribusi pajak buat daerah," ujarnya.
Terpisah, salah satu pengunjung Festival tersebut mengeluhkan mengenai soal tarif parkir yang dinilai tidak wajar.
"Iyo bang, kami pergi Samo kawan malam tu dikenoin parkir sebesar Rp5000, dak pake karcis pulak tu," ujar Habib ketika dikonfirmasi Jamberita.com. (Cpm)
Jambi Tuan Rumah Rakornas KAHMI, JK Bersama 3 Menteri Dijadwalkan Hadir
Atlet Dayung PPLP Jambi Kembali Raih 3 Medali Emas di Kejuaraan Nasional
Kapolda Jambi Buka Pelatihan Uji Kompetensi, Identifikasi Olah Tempat Kejadian Perkara
Kapolda Jambi Sidak Rutan Dit Tahti, Tangis Para Napi pun Pecah
Pangkogabwilhan I Pantau Penanganan Pemadaman Karhutla di Tahura Batang Hari


