JAMBERITA.COM - Dalam sidang lanjutan tindak pidana khusus Zumi Zola terkuak proses lelang Dodi Irawan sebagai kadis PU.
Menurut keterangan Immanudin saat itu dia menelpon kementrian PU minta nomor telepon Dodi lalu menghubungi Dodi Irawan, setelah itu Dodi dan Apif bertemu tanpa kehadiran Immanudin.
" Jadi saya diminta Apif untuk menghubungi Dodi Irawan untuk ngobrol terkait maju kepala dinas pekerjaan umum Provinsi," ujar Dodi.
Lalu Dodi Irawan menjelaskan dia lulus seleksi dari tujuh menjadi empat orang. Lalu empat orang ada assessment di Semarang, lalu apif bertemu rencana di hotel namun setelah bertemu akhirnya bertemu di kendaraan dan dialog di rumah dinas gubernur bersama Asrul dan Apif, namun saat itu Zumi Zola tidak ada.
" Bapak setuju bapak jadi kadis, kata Asrul saat itu, namun saya diminta loyal, royal dan total," kata Dodi.
Setelah itu Bulan Agustus Dodi Irawan tahun 2016 Dodi dilantik. Setelah itu Dodi minta komitmen Dodi melalui Apif Firmansyah waktu tahun 2016.(*/sm)
Dipesan Asrul Loyal, Royal dan Total Seminggu Sebelum Dilantik, Dodi Ungkap Maksud Tiga Kata Ini
Soal Perkenalan dengan Doddi Irawan, Iim: Bapak Saya Kadis, Dodi Stafnya
Di Persidangan, Iim Sebut Bantu Ambulance, Sapi Kurban dan Baliho Zumi Laza
Iim Berikan Bantuan Rp75 Juta ke Pengurus PAN Kota untuk Tiket dan Hotel di Jakarta
Ini Saksi-Saksi yang Akan Memberikan Kesaksian di Sidang Zumi Zola Hari ini


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



