JAMBERITA.COM – Menjamurnya pertamini di Kota Jambi mendapatkan tanggapan serius dari Disperindag Provinsi Jambi. Karena pertamini berbeda dengan SPBU yang memiliki standar. Keberadaan Pertamini sama dilemanya dengan pedagangan BBM eceran.
Sekretaris Disperindag Kota Jambi Doni Triadi membenarkan adanya himbauan tersebut. " Ya kita saat ini menghimbau kepada masyarakat untuk lebih jeli membeli minyak di pom bensin," ungkap kepada awak media, Senin (2/7/2018).
Masyarakat diminta lebih bijak untuk bisa mempertimbangkan membeli minyak di Pom bensin khususnya untuk di Wilayah Kota Jambi.
Terkait hal ini, Doni mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat dengan pihak pertamina dan saat ini disperindag hanya bisa menghimbau masyarakat karena belum ada perintah tertulis dari pusat.
"Kota jambi sendiri sudah memiliki 21 pom bensin, jadi untuk alasan masyarakat membeli minyak di pertamini itu tidak urgent sebenarnya," terangnya.
Selain itu, kualitas BBM di Pertamini tidak terjamin. Begitu juga ukuran yang diberikan atau yang diperjual belikan kepada masyarakat. Di sisi lain pemerintah juga dirugikan karena tidak adanya pembayaran PPN/PPH.
"Kota Jambi beda dengan kabupaten yang ada,seperti Kerinci,Tebo dan kabupaten lainnya yang masyarakatnya masih sulit untuk mendapatkan BBM," katanya.(afm)
Bergaul dan Bermasyarakat Menjadi Modal Sakirin Pohan Maju di Pemilu Legislatif 2019
Supir Mobil L 300 Tabrak Truk Pengangkut Buah Sawit Dari Belakang
Punya 5 Kepala Daerah di Jambi, Golkar Optimis Menang di Pileg


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



