Bergaul dan Bermasyarakat Menjadi Modal Sakirin Pohan Maju di Pemilu Legislatif 2019



Senin, 02 Juli 2018 - 05:34:00 WIB



Sakirin Pohan (kiri) bersama koleganya
Sakirin Pohan (kiri) bersama koleganya

JAMBERITA.COM - Bakal calon anggota legislatif Partai Gerindra daerah pemilihan Telanaipura, Danau Teluk dan Danau Sipin, Sakirin Pohan ternyata memiliki modal untuk maju di pemilu legislatif 2019 nanti.Modal yang dimaksud ternyata bukanlah berbentuk finansial atau tumpukan materi, tetapi dalam bentuk pergaulan sehari-hari di masyarakat.

"Saya berniat maju sebagai calon legislatif  Kota Jambi dari Partai Gerindra, insya Allah modalnya bukanlah kekuatan finansial ataupun tumpukan materi, tetapi modal pergaulan sehari-hari di masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan ini disampaikan suami dari Ny. Tri Martati tersebut dalam menanggapi opini yang berkembang di masyarakat bahwa maju sebagai anggota DPRD itu butuh banyak biaya atau persiapan materi lainnya.

"Mohon maaf saya termasuk orang yang berkeyakinan, bahwa untuk maju sebagai anggota DPRD tidak mutlak harus bermodal uang yang banyak. Karena bagi saya pergaulan di masyarakat lebih utama, di banding uang dan ukuran materi lainnya," jelasnya.

Karena menurut pria yang lama di bekerja di PT WKS ini, uang dalam pengertian cost politic memang harus ada dalam pencalegan. Tetapi jangan semuanya diukur dengan finansial. Masih banyak pola - pola kekeluargaan, persaudaraan dan pergaulan yang lebih utama dari pada politik uang.

Berdasarkan keyakinan ini Sakirin Pohan mengatakan dirinya memang gencar melakukan silaturahmi dengan anggota dan komunitas masyarakat.

"Intinya saya terus bergaul silahturahmi dengan masyarakat, turun ke kampung - kampung, berdialog dan melihat kondisi mereka secara langsung, “ ungkapnya.

Karena jika seorang calon legislatif menilai uang adalah segalanya dalam pencalonan, maka yang terjadi adalah politik transaksional, jual beli tanpa kekuatan silaturahmi. Padahal filosofi perwakilan itu adalah memperjuangkan aspirasi secara individu dan kelembagaan, tanpa ada politik transaksional.(*/sm)



Artikel Rekomendasi