JAMBERITA.COM - Sekda Provinsi Jambi M Dianto secara resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan nasional tahun ini di Shang Ratu Hotel Rabu malam (2/5/2018).
Dianto mengatakan, di tengah-tengah kehidupan masyarakat dewasa ini penghayatan dan penghormatan terhadap sang Merah Putih semakin pudar dan menipis.
"Ini dapat dilihat dari tata krama penggunaan sang Merah Putih yang tidak sesuai dengan jiwa dan nilai-nilai yang terkandung pada bendera kebangsaan sebagai lambang negara Republik Indonesia. Bendera kebangsaan merah putih hanya dibuat sebagai pajangan dan kiasan belaka," paparnya.
Hal itu disebabkan karena sebagian masyarakat kurang menghormati dan tidak memahami arti dan makna sang merah putih sebagai bendera kebangsaan Indonesia yang diperjuangkan dengan tetesan air mata darah dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan negara Republik Indonesia.
"Untuk itu perlu dilakukan upaya pembinaan bagi seluruh lapisan masyarakat dan komponen bangsa, terutama membangun kembali nation character building yang telah mulai pudar pada diri manusia Indonesia," terangnya.
Agar pada diri setiap anak bangsa tumbuh dan berkembang rasa cinta tanah air semangat patriotisme, idealisme rela berkorban serta adanya sikap dan perilaku dalam menghargai dan menghormati bendera kebangsaan sang merah putih.
"Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dimaksud adalah, dengan menyelenggarakan program seleksi dan pemilihan calon pasukan Paskibraka tingkat provinsi dan nasional.
"Yang nantinya, mengemban tugas berat dan mulia pada upacara pengibaran dan penurunan duplikat bendera pusaka dalam rangka memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus setiap tahunnya," jelasnya.
Dianto memandang bahwa kegiatan ini mempunyai arti dan peran yang sangat penting dalam upaya mendapatkan calon calon Paskibraka yang memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, rela berkorban, berdedikasi tinggi serta memiliki akhlak mulia dan berkepribadian baik.
Ia yakin dan percaya yang hadir di ruangan ini merupakan siswa siswi terbaik dari kabupaten kota dan telah memiliki kriteria dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka.
“Anak-anakku sekalian Ikutilah kegiatan seleksi ini dengan sungguh-sungguh, tampilkan seluruh kemampuan yang ada pada dirimu bahwa kamu memang merupakan siswa siswi terbaik dari seluruh siswa siswi yang ada di Provinsi Jambi," pesan Dianto.
Ia juga menegaskan, Paskibraka yang dilaksanakan setiap tahunnya janganlah dijadikan sebagai kegiatan rutinitas belaka. Akan tetapi kegiatan ini harus ada upaya untuk peningkatan secara terus-menerus.
Mulai dari persiapan proses seleksi, pelatihan dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Untuk itu perlu kerja keras dan semangat kebersamaan dari seluruh pihak yang terlibat dari adik-adik calon Paskibraka dan panitia dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan bersama.
"Kepada panitia dan tim seleksi, saya berharap laksanakanlah tugas dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab ciptakan tim yang baik dari seluruh unsur yang terlibat, mudah-mudahan kegiatan seleksi ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan yang kita harapkan bersama," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan, tampak hadir Kadiskepora Provinsi Jambi Wahyuddin dan jajarannya serta instansi terkait yang terlibat, terutama ratusan calon paskibraka dari seluruh kabupaten kota yang berjumlah 100 peserta.
"Saya minta penyeleksian dilakukan secara transparan dan murni bukan karena suka atau tidak suka, baik untuk Paskibraka tingkat Provinsi begitupun di tingkat nasional," tegasnya.(afm)
Kembangkan Destinasi Wisata Dunia, SAH Bawa Sekjen Kemenpar Kunjungi Kepri
Bertemu dengan Anggota DPR RI dan DPD RI, Ini yang Diharapkan Fachrori
Jokowi Tekankan para Gubernur dan ASN tidak Kerja Bertele-tele, Begini Kata Fachrori Umar
Resmikan Pos Kamling di RT 36 Pall Merah, Begini kata Kapolda Jambi
20 ASN Pemkot Jambi Belajar di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


