JAMBERITA.COM - Suasana Gedung Serbaguna Desa Pudak tampak berbeda pada Selasa (27/01/2026). Puluhan ibu hamil dan ibu menyusui berkumpul dengan antusias dalam kegiatan "Bunda Siaga". Bukan sekadar pertemuan biasa, kali ini mahasiswa KKN Universitas Batanghari (UBR) Jambi menghadirkan sesi edukasi dan praktik langsung mengenai pentingnya pijat bayi (infant massage).
Dalam kegiatan ini, tim Fisioterapi UBR menekankan bahwa pijat bayi bukan hanya soal teknik fisik, melainkan media komunikasi tanpa kata antara ibu dan buah hati. Melalui sentuhan tangan ibu, hormon oksitosin (hormon kasih sayang) akan meningkat, yang secara otomatis mempererat bonding (ikatan batin).
Menurut Mahasiswa Fakultas Kesehatan UBR Jambi, bahwa anfaat utama yang dipelajari para peserta meliputi meningkatkan kualitas tidur bayi menjadi lebih tenang dan tidak mudah rewel. Kemudian melancarkan pencernaan serta membantu mengurangi kolik atau perut kembung pada bayi.
"Selain itu, edukasi ini juga mendukung tumbuh kembang dari stimulasi saraf motorik untuk pertumbuhan yang lebih optimal dan relaksasi dalam menurunkan kadar hormon stres pada bayi," ungkapnya.
Tak hanya teori, para ibu langsung diajak mempraktikkan teknik dasar pijatan yang aman di bawah bimbingan mahasiswa Fisioterapi. Mulai dari teknik kaki, perut (metode "I Love You"), hingga punggung. "Kami ingin para ibu di Desa Pudak tidak hanya tahu manfaatnya, tapi berani dan mahir mempraktikkannya sendiri di rumah secara mandiri," ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN UBR.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bdn. Fatihatul Hayati, M.Keb, turut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Beliau berharap peran fisioterapi dalam pengabdian masyarakat ini dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
"Melalui program Bunda Siaga, UBR Jambi berharap ilmu yang dibagikan menjadi warisan bermanfaat bagi warga Desa Pudak. Para ibu kini pulang dengan kepercayaan diri baru, siap memberikan sentuhan terbaik untuk mendukung tumbuh kembang optimal sang buah hati," harapnya.(afm)
Merajut Masa Depan di Balik Hutan: Ketika Akademisi UNJA Bawa Jari-jari SAD Menembus Pasar Digital
Borong Rentetan Penghargaan Sekaligus, Mahasiswa UNJA Ini Bikin Bangga RI di Malaysia-Singapore
Mahasiswa KKN UBR Jambi 'Gerebek' Bapak-Bapak di Gedung Serbaguna Desa Pudak, Ini Tindakannya
Saat Air Mata Bicara: Tangis Haru Mahasiswa KKN UBR Pecah di Pelukan Warga Sungai Terap
Inovasi Mahasiswa KKN UBR Posko 10 Lindungi Lansia Desa Sipin Teluk Duren dari Bahaya Risiko Jatuh
Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis

