Remaja SMPN 42 Muaro Jambi ‘Dicurhati’ Mahasiswa UBR, Bahas Hal Sensitif yang Sering Dianggap Tabu!



Jumat, 23 Januari 2026 - 17:18:09 WIB



Foto : Mahasiswa KKN Posko 2 Desa Pudak, UBR Jambi.
Foto : Mahasiswa KKN Posko 2 Desa Pudak, UBR Jambi.

JAMBERITA.COM -Ada yang beda di SMP Negeri 42 Muaro Jambi, Kamis (22/01/2026). Suasana ruang kelas yang biasanya tenang mendadak riuh dan penuh antusias saat 15 mahasiswa KKN Tematik Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi Posko 2 Desa Pudak 'mengambil alih' panggung.

Bukan pelajaran matematika, para mahasiswa fakultas kesehatan ini justru mengajak para siswa blak-blakan membahas hal yang selama ini dianggap tabu, yaitu tentang Kesehatan Reproduksi!

Di bawah komando Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fatihatul Hayati, M.Keb, edukasi bertajuk 'Langkah Kecil Menuju Generasi Sehat' ini sukses menyedot perhatian siswa. Tak hanya soal reproduksi, materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga dibedah habis.

"Remaja adalah masa transisi yang krusial. Jika tidak dibekali pemahaman yang benar soal kesehatan reproduksi dan kebersihan diri sejak di sekolah, mereka bisa salah langkah," ujar salah satu tim pelaksana mahasiswa UBR.

Para siswa tidak malu-malu lagi bertanya soal cara menjaga kebersihan lingkungan hingga perilaku sehat yang harus diterapkan sehari-hari. 

Bahkan pihak sekolah pun memberikan jempol untuk aksi nyata mahasiswa UBR ini. Pasalnya, edukasi seperti ini sangat membantu guru dalam memberikan pemahaman terkait perubahan fisik dan psikologis siswa yang sedang beranjak dewasa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UBR Desa Pudak berharap SMPN 42 Muaro Jambi bisa menjadi pelopor sekolah sehat dengan target yang jelas agar siswa melek tentang Kespro, paham cara menjaga organ reproduksi dengan benar.

Selain itu, siswa juga diharapakan dapat menjadikan cuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai gaya hidup, bukan paksaan. Dan menjadi generasi tangguh dalam membentuk remaja yang percaya diri karena sehat fisik dan mental.

Aksi mahasiswa fakultas kesehatan UBR Jambi ini membuktikan bahwa KKN bukan cuma soal papan nama desa, tapi soal menyentuh langsung denyut kesehatan generasi masa depan.(afm)





Artikel Rekomendasi