Sejarah Baru : Diana Yuli Astuti, Putri Daerah Pertama yang Menjabat Kadiv Pelayanan Hukum



Selasa, 13 Januari 2026 - 16:50:43 WIB



Foto : Kadiv Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jambi Diana Yuli Astuti/jmb.
Foto : Kadiv Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jambi Diana Yuli Astuti/jmb.

JAMBERITA.COM - Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jambi pada Selasa (13/1/2026). Acara pisah sambut Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum) hari ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan biasa, melainkan sebuah catatan sejarah baru bagi "Negeri Jambi".

Diana Yuli Astuti resmi mengemban amanah sebagai Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Jambi. Sosoknya menjadi sorotan utama lantaran ia merupakan perempuan pertama sekaligus putri daerah Jambi pertama yang berhasil menembus jajaran pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Hukum RI.

Dalam sambutannya yang penuh rasa syukur, Diana tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya atas kepercayaan yang diberikan negara kepadanya di tanah kelahirannya sendiri."Alhamdulillah, ini adalah amanah yang luar biasa. Sebagai perempuan dan putri daerah Jambi pertama yang dipercaya menduduki jabatan Eselon II di jajaran Kemenkumham, saya berharap capaian ini bisa menjadi role model bagi rekan-rekan, khususnya perempuan di Jambi, bahwa kita mampu berkontribusi di level tertinggi," ujar Diana dengan nada optimis, Selasa (13/1/2026).

Istri dari politisi partai Gerindra tersebut juga mengajak seluruh jajaran di Divisi Pelayanan Hukum untuk solid memberikan dukungan penuh. "Saya memohon doa dan kerja sama semua pihak agar Kanwil Hukum Jambi semakin baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Tak lupa, Diana memberikan apresiasi dan ucapan selamat bertugas di tempat yang baru kepada pejabat lama yang kini berpindah tugas ke Provinsi Sumatera Utara.

Memasuki tahun 2026, Diana telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengakselerasi kinerja pelayanan hukum di Provinsi Jambi. Fokus utamanya adalah memperkuat simpul koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, yakni strategi 2026 dengan memperkuat sinergi dan Inovasi Hukum.

"Kolaborasi lintas sektor, mempererat kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyelaraskan regulasi hukum di tingkat lokal dan Sinergi Akademis, dengan Menggandeng universitas-universitas di Jambi dalam upaya edukasi dan kajian hukum masyarakat," tuturnya.

Lebih lanjut kata Diana, optimalisasi AHU dan KI, juga menjadi upaya kedepan dengan mendorong peningkatan pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI) bagi pelaku usaha/seniman Jambi serta penguatan administrasi hukum umum (AHU) yang lebih transparan dan cepat. "Kami akan bergerak lebih dekat dengan masyarakat, memastikan perlindungan kekayaan intelektual dan administrasi hukum umum dapat diakses dengan mudah oleh semua lapisan warga Jambi," tegas Diana Yuli Astuti.(afm)





Artikel Rekomendasi