Rektor UBR Jambi Dr Filius Chandra, SE, MM Dianugerahi Gelar Adat Datuak Majoindo



Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:39:07 WIB



Dr Filius Chandra, SE MM.
Dr Filius Chandra, SE MM.

JAMBERITA.COM - Rektor Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi Dr Filius Chandra SE,MM dianugerahi gelar adat Datuak Majoindo, Minggu (24/8/2025). Gelar adat yang diberikan kepada Dr. Filius Chandra bukan tanpa alasan, melainkan Ia, putra dari Tuanku Bosa XIV, Alm Fadlan Mualip, seorang tokoh adat yang disegani dan dikenang atas dedikasinya yang tinggi.

Dengan demikian, gelar ini juga bukan hanya penghormatan secara pribadi, tetapi juga kelanjutan dari jejak pengabdian keluarga yang telah memberi warna dalam perjalanan adat dan pemerintahan di Pasaman Barat.

Acara sakral ini dihadiri Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Wali Kota Padang, Bupati Pasaman Barat, Tuanku Bosa XV, serta para pemuka adat se Kabupaten Pasaman Barat. Kehadiran para tokoh tersebut juga menunjukkan bahwa adat istiadat tetap menjadi fondasi penting dalam membangun kebersamaan dan kemajuan daerah.

Bagi masyarakat Kampuang Mandahiling, gelar Datuak Majoindo adalah amanah Luhur. Ia bukan sekadar gelar, melainkan janji untuk menjadi penuntun, penjaga, dan pengayom. Sosok Dr. Filius dipercaya mampu memegang amanah, melanjutkan warisan kepemimpinan ayahandanya, dan membawa nagari ke arah kemajuan yang berakar pada nilai adat dan budaya.

“Acara ini bukan hanya penobatan gelar adat, tapi juga bentuk penghormatan kepada sejarah dan leluhur kita. Kami ingin generasi muda melihat bahwa adat itu hidup, berkembang, dan menjadi kekuatan persatuan. Kehadiran tokoh-tokoh penting pada hari itu akan menambah semangat kita untuk menjaga warisan ini,” ujar Ketua Panitia Palewaan, Teguh.

Teguh mengungkapkan, dalam proses adat ini msyarakat pun diundang untuk hadir dan menyaksikan momen bersejarah ini. Sebab, penobatan ini bukan hanya milik seorang Datuak, tetapi milik seluruh anak nagari yang cinta adat, menghargai sejarah, dan bangga pada tanah kelahirannya.

"Sebuah hari bersejarah akan terukir di hati masyarakat Kampuang Mandahiling, Jorong Merdeka, Nagari Talu, tokoh yang dikenal dengan kepemimpinan santun dan visi membangun. Filius Chandra, resmi dinobatkan sebagai Datuak Majoindo gelar adat yang sarat makna melambangkan kebijaksanaan, keberanian, dan pengabdian tanpa pamrih kepada kaum dan nagari," jelasnya.

Prosesi penobatan pun diiringi kemegahan seni tradisi Minangkabau , Randai Rantau Pauah, Ronggeng dan Debus Simpang, Saluang, Dangdut Pasaman Barat–Payakumbuh, serta Tari Manjagang Nigho Orion Bangkok. Seluruhnya menjadi simbol kebersamaan dan kegembiraan masyarakat menyambut lahirnya seorang pemimpin adat baru.(afm)





Artikel Rekomendasi