JAMBERITA.COM- Sukses diperantauan tak pernah melupakan akar budaya warisan leluhur. Kata ini tepat menggambarkan kecintaan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) terhadap seni budaya Mandailing Natal.
SAH yang merupakan Dewan Penasehat Raptama dengan fasih membicarakan sejarah tentang keberadaan suku Mandailing di Nusantara.
Menurutnya, dalam sejarah Nusantara, keberadaan suku Mandailing sudah diakui secara luas. Hal ini terbukti dalam buku Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca seorang sejarahwan Majapahit tahun 1365 menyebutkan Mandailing sudah dikenal luas kiprah dan keberadaanya di Nusantara.
"Mandailing sudah dikenal dalam lintas perdagangan nusantara dari abad 13, pada masa itu orang mandailing sudah berinteraksi dengan orang di nusantara dan manca negara, maka secara tradisi kita ini menyebar sampai hari ini," ungkapnya di hadapan warga Jambi asal Mandailing yang hadir di rumah pengusaha sawit terkemuka tersebut.
Dalam kesempatan itu, SAH mengajak masyarakat Jambi asal Madina Tapsel untuk selalu membina kebersamaan dalan menyatukan potensi membangun Provinsi Jambi.(*/sm)
Setahun Lebih Buron, Yuliani Akhirnya Dijemput Tim Tabur Kejati Jambi Saat Bekerja di Sipin
Kepengursan Edi Selesai, KORMI Provinsi Jambi Buka Penjaringan Bacalon Ketua, Silahkan Daftar
12.782 Alat Bantu Tuna Netra Disiapkan KPU Provinsi Jambi dan KPU Kab/Kota di TPS
Warga Perancis Ini Apresiasi Romi Haryanto Wakili Indonesia Internasional Ramsar World di Swiss
Dampingi Menhut Raja Juli, Al Haris Tinjau Konservasi Gajah dan Hutan Desa di Jambi



