JAMBERITA.COM- Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan Tim Tenaga Ahli dari UNAMA yang di Ketuai oleh Prof. Setiawan Assegaf, di Ruang JDAC Kantor Gubernur Jambi, Rabu (29/05/2024) siang.
Menurutnya, ini dilaksanakan dalam upaya peningkatan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Jambi tahun 2024. Sekalipun berdasarkan hasil evaluasi SPBE Provinsi Jambi tidak masuk sama sekali dalam peringkat ke 10 besar Ketegori Pemerintah Provinsi terbaik Digital Government Award 2024.
Sebaliknya, yang mendapat penghargaan 3 besar Digital Government Award 2024 yang diserahkan oleh Presiden RI itu adalah Pemerintah Kota Jambi dari 10 Kota di Indonesia. 1 Kota Surabaya, 2. Madiun, 3. Jambi, 4. Mojokerto, 5. Cimahi, 6. Banjarmasin, 7. Bandung, 8. Semarang, 9. Malang dan 10. Denpasar, di berikan pada 27 Mei 2024 di Jakarta.
Sedangkan 10 Besar Kategori Pemerintah Provinsi, yaitu Jawa Tengah dengan Indeks 2023 4,26 dan Predikat Memuaskan. D.I. Yogyakarta 4,22, Memuaskan, DKI Jakarta, 4,21 Memuaskan, Jawa Barat, 4,14 Sangat Baik, Bali 4,07, Sangat Baik, Provinsi NTT 3,83 Sangat Baik, Lampung 3,81 Sangat Baik, Sumatera Barat 3,75 Sangat Baik, Jawa Timur 3,62 Sangat Baik dan Provinsi Aceh 3,62 Sangat Baik.
Sementara itu, Dikatakan Ariansyah, berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB RI Nomor 13 Tahun 2024 tentang Hasil Evaluasi SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2023, Provinsi Jambi memperoleh indeks sebesar 3,31 (Kategori “Baik”), pencapaian pada tahun 2023 ini mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya sebesar 2,19 (Kategori “cukup”).
“Indeks SPBE Provinsi Jambi Tahun ini berada pada peringkat ke-empat pada penilaian indeks SPBE Provinsi se-Sumatera,” paparnya.
Ariansyah menjelaskan, dalam FGD dibahas langkah-langkah percepatan untuk mendongrak nilai SPBE untuk tahun 2024 ini. Dimana penilaian SPBE berdasarkan empat domain yaitu, domain kebijakan, domain Manajemen, domain domain tata Kelola dan domain layanan.
"Dari keempat domain ini terdiri dari 47 indikator yang harus dilengkapi data dukungnya tersebar pada Organisasi Perangkat Daerah dalam Provinsi Jambi, untuk itu peran OPD sangat menentukan dalam Upaya peningkatan Indeks SPBE Provinsi Jambi,” jelasnya.
Ariansyah juga menambahkan, bahwa dalam persiapan penilaian tahun ini akan dilaksanakan pertemuan lebih lanjut guna membahas tanggung jawab penyediaan data dukung SPBE oleh masing-masing OPD Provinsi Jambi. “Dengan demikian jika data dukung telah disediakan oleh OPD terkait dapat meningkatkan indeks SPBE Provinsi Jambi menjadi “Sangat Baik," pungkasnya.(afm)
HKTI Jambi Gaungkan Gerakan Tani Makmur, SAH: Pilar Ketahanan Pangan & Energi Menuju Indonesia Emas
Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo
Angkutan Batubara Jalur Sungai Batanghari Jambi Kembali Dibuka, Berikut Jadwal dan Ketentuannya
Al Haris Warning Semua Pengusaha di Jambi : Lindungi Pekerja, Hak nya Jangan Dikurangi
Meski WTP, Belanja Hibah KONI dan Retribusi Pasar Juga Jadi Temuan BPK


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



