JAMBERITA.COM- Kasus kematian Airul Harahap (13) santri Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Mujawwidin di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi perlahan menemukan titik terang.
Informasi terbaru, dalam waktu dekat pihak kepolisian bakal menetapkan tersangka atas tewasnya ananda Airul Harahap (13).
Diduga pelaku yang menyebabkan tewasnya ananda Airul Harahap (13) merupakan senior di pondok pesantren itu juga.
Plh. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jambi Kompol Muhammad Amin Nasution saat dikonfirmasi mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menggali dan mengumpulkan bukti-bukti.
"Hasil sementara itu mengarahkan kesitu dan untuk berapa orangnya belum diketahui. Namun kita tetap menunggu hasilnya nanti," katanya, Kamis (21/3/2024).
Kemudian ditanyakan penyebab kematian ananda Airul Harahap (13), apakah benar ada dugaan penganiyaan, Amin menyebutkan secepatnya akan disampaikan kembali oleh pihaknya.
"Untuk penyebabnya belum bisa dipastikan apakah dianiaya atau tidak. Itu nanti menunggu hasil dari tahap- tahapan yang dilalui penyidik Polres Tebo," pungkasnya. (Tna)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Pasang Kamera di Masker yang Digantung di Kamar Mandi, Mahasiswa Koas di RSUD di Jambi Masuk Sel
Pelaku Perampasan dan Penadah Handphone Hasil Curian Dibekuk Polisi
Safari Ramadhan di Bungo, Al Haris Serahkan Bantuan Dana Hibah Sebesar Rp270 Juta


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



