JAMBERITA.COM- Dalam rangka percepatan penurunan stunting dan penyerapan dana anggaran Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana (DAK BOKB) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi sambangi Pemkab Bungo.
Kedatangan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno diterima langsung oleh Bupati Bungo Mashuri.
Dalam pertemuan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno mengatakan kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus berbincang mengenai stunting di daerah Bungo.
"Hari ini, kita mengunjungi dan bersilaturahmi bersama Pemkab Bungo
untuk bertemu dan berkomunikasi dalam upaya percepatan penurunan stunting dan program Bangga kencana," kata Putut, Senin (18/3/2024).
Lebih Lanjut kata Putut angka stunting di Kabupaten Bungo sudah cukup bagus.
Putut menyebutkan pada tahun 2023 BKKBN mendapatkan DAK BOKB dan pencapaian serapan di tahun 2023 cukup bagus, namun terlepas dari itu semua dirinya berharap pada tahun 2024 ini realisasi dana DAK BOKB minimal serapannya mencapai 90 persen.
"Saya berharap untuk 2024 ini realisasi dana DAK BOKB minimal serapan nya mencapai 90 persen terutama untuk program KB dan Stunting harus dimaksimalkan penyerapan anggarannya," sebutnya
"Dan saya menghibau kepada semua kepala program KB agar bisa berkoordinasi dengan pak bupati dan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) dalam upaya membantu anak stunting dikarenakan untuk tahun 2024 belum ada laporan BAS di kabupaten Bungo," tambahnya.
Putut juga secara pribadi meminta kepada Pemkab Bungo untuk terus berkomitmen dalam program dan upaya percepatan penurunan stunting.
Menanggapi hal itu, Bupati Kabupaten Bungo Mashuri menyambut baik niat dan tujuan dari Kepala BKKBN Provinsi Jambi.
"Terimakasih pak kaper, saya menghimbauan kepada Dinas KB agar dana DAK harus tepat sasaran di tahun 2024 jangan sampai dana ini tidak tepat sasaran," sebutnya.
Kata Mashuri di Kabupaten Bungo jumlah anak stunting ada sekitar 266 orang. Sebagai pimpinan tertinggi di Kabupaten Bungo Mashuri menyebutkan dirinya telah menganggarkan agaran khusus untuk anak anak stunting.
"Saya selaku bupati Kabupaten Bungo, apa saja keperluan gizi bagi anak stunting sudah saya anggarkan," katanya.
Disisi lain, Mashuri menekankan bahwa dana DAK harus tepat sasaran dan ia juga berpesan kepada PLKB harus sering berada di kantor jangan keseringan di kebun agar program keluarga berencana selaras dengan pemerintah Kabupaten Bungo. (Tna)
Gubernur Al Haris Hadiri Pengajian Umum Ponpes Salafiyah Al Hafizh Tabir Selatan
Bijak Namun Tegas! Rektor UNJA: Benahi Sampah Kota Jambi demi Publik, Bukan Pilgub
Atasi Polemik Sampah, Pemkot Jambi Setop Sementara Pembongkaran TPS dan Siapkan Subsidi Silang
Jumpa Masyarakat, SAH Lakukan Kunjungan Aspirasi ke 4 tahun 2024
Pemprov Jambi Bantu Lembaga Pendidikan Islam yang Tingkatkan IPM Berkualitas
Kasus Kematian Santri di Ponpes Tebo Naik ke Penyidikan, 47 Saksi Diperiksa
KONI Jambi Dorong IPSI Matangkan Program Jelang BK PON 2027 & PON 2028


