JAMBERITA.COM - Staf Ahli Gubernur Jambi Husairi secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi di Aula Shang Ratu Hotel, Kamis (29/2/2024). Husairi menyampaikan, pembangunan kepemudaan dan keolahragaan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang kepemudaan dan keolahragaan.
"Sejarah telah membuktikan kiprah pemuda sejak zaman perjuangan turut berkontribusi untuk mencapai kemerdekaan hingga sekarang di masa pembangunan. Demikian pula dengan olahraga, sangat berperan dalam upaya meningkatkan kesehatan, kekebalan (imun), dan kebugaran tubuh, yang mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang memiliki daya saing andal," paparnya.
Sesuai dengan amanat UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, sasaran pembangunan Bidang Kepemudaan adalah pemuda yang berusia 16 s/d 30 tahun. Menurut Husairi, pada usia yang sangat produktif ini perlu mendapat perhatian dan pembinaan, agar mereka dapat memberikan sumbangsih terhadap pembangunan bangsa, sehingga bonus demografi dapat dimanfaatkan maksimal, bukan malah sebaliknya menjadi ’bencana demografi’ jika tidak dikelola dengan terencana. "Untuk itu, diperlukan program yang terarah dan terpadu, terutama yang menyangkut keterampilan supaya pemuda dapat bersaing di pasar kerja, sehingga memperoleh pekerjaan yang layak," katanya.
Selanjutnya, hal yang tidak kalah pentingnya dalam pembangunan kepemudaan, adalah upaya untuk menumbuhkan dan memupuk kepedulian dan nasionalisme serta wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda, sehingga para pemuda mendukung terpeliharanya kerukunan, keamanan, kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Sementara itu, pembangunan keolahragaan memerlukan upaya membangun pemahaman masyarakat tentang fungsi dan peranan olahraga bagi kehidupan, yakni sebagai sarana untuk meningkatkan derajat kesehatan, perekat persatuan dan kesatuan bangsa, serta promosi dan sarana menjalin persahabatan antar bangsa," ujarnya.
Jika fungsi dan peranan olahraga tersebut telah dipahami masyarakat, maka kepedulian, partisipasi, dan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan olahraga akan semakin tinggi. Ini merupakan salah satu kriteria ukuran keberhasilan pembangunan bidang keolahragaan. Namun, pembangunan olahraga juga perlu memperhatikan jumlah dan kualitas fasilitas olahraga yang tersedia dalam masyarakat. Hal ini akan mempengaruhi minat dan partisipasi masyarakat untuk berolahraga. Dan pada akhirnya akan berpengaruh pada prestasi dalam bidang olahraga.
"Dalam program pemuda dan olahraga, kita juga harus memikirkan dan menyusun program yang mendorong agar generasi muda kita peduli terhadap kelestarian budaya daerah termasuk di dalamnya kearifan lokal dan budaya nasional Indonesia, sehingga mereka mau melestarikan budaya. Generasi muda kita harus maju dari sisi ilmu pengetahuan, pemanfaatan dan penguasaan teknologi, kemampuan komunikasi yang baik bahkan komunikasi lintas negara, dan berdaya saing, memiliki karakter yang baik dan tangguh. Namun juga harus peduli, mau, dan mampu melestarikan budaya Jambi,"jelasnya.
Husairi mengaku atas nama Pemprov Jambi menyambut baik atas diselenggarakannya Rapat Koordinasi Program Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi ini. Ia juga berharap melalui rakor ini sinergi dan sinkronisasi perencanaan, pembiayaan, sumber daya manusia, dan kerja sama antara kabupaten, provinsi dan pusat dalam upaya pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Provinsi Jambi dapat ditingkatkan.
"Selain itu, saya juga mendorong perlunya upaya peningkatan partisipasi dunia usaha dan masyarakat dalam pembangunan kepemudaan dan keolahragaan, diantaranya dalam pembangunan fasilitas olahraga, baik fasilitas bersifat fisik maupun non fisik, yang sangat berpengaruh terhadap minat dan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada prestasi dalam bidang olahraga," tambahnya.
"Saya berpesan kepada para peserta rakor agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga rakor ini menghasilkan rumusan yang berarti bagi peningkatan kualitas pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan Provinsi Jambi," tuturnya.(afm)
Polisi Tangkap Pengasuh Pesantren di Tebo Terkait Dugaan Pencabulan Tujuh Santriwati
Pemkab Tanjab Barat Perkuat Komitmen, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Prabowo Prioritaskan Pertanian, SAH Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Raksasa Pangan Dunia
Tausiyah Jum'at, SAH Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan Dengan Gembira
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono Ikuti Rapim TNI-POLRI di Mabes TNI
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

