Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Pangkalan Gas di Jambi



Kamis, 01 Februari 2024 - 12:01:16 WIB



JAMBERITA.COM- Pihak Kepolisian Jambi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa meledaknya pangkalan gas milik Zulkarnain yang berada di Jalan Matahari, Lorong Remaja, RT07, Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi pada Selasa malam tanggal 30 Januari 2024 lalu.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, saat mendapatkan informasi tersebut anggota Polsek Telanaipura langsung mendatangi lokasi untuk mencari penyebab ledakan tersebut.

Kata, Kombes Eko lokasi ledakan tersebut merupakan rumah yang sekaligus sebagai tempat penjualan Gas LPG non subsidi dan untuk izin penjualan sudah dimiliki oleh pemiliknya. 

"Penyebabnya masih dalam proses lidik. Tapi untuk kesimpulan sementara ledakan itu diakibatkan ada salah satu tabung gas yang bocor," katanya.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolresta Jambi menghimbau semua masyarakat Jambi khususnya kepada pelaku usaha yang bergerak di bidang tabung gas di Kota Jambi agar selalu berhati- hati.

"Pastikan kondisi barang yang akan dijual aman sebelum sampai ke konsumen," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Mustari Affandi saat dikonfirmasi mengatakan, awalnya sekitar pukul 21.52 WIB pihaknya mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kebakaran pangkalan gas.

Setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi dan pihaknya tiba di lokasi sekitar pukul 21.55 WIB.

Guna memadamkan dan melakukan pendinginan atas peristiwa itu, pihaknya menerjunkan 15 personel dan dua mobil armada Damkar.

"Untuk memadamkan api kurang lebih memakan waktu sekitar 50 menit. Selain itu juga ada hambatan, banyak tabung gas 12 dan 3 kilogram yang masih ada isinya, ini beresiko bagi petugas serta warga," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, terdapat satu orang bernama Aldi (20) yang merupakan anak pemilik pangkalan gas mengalami luka- luka.

"Saat terjadi ledakan gas, dia ini sedang berada dibawah anak tangga dan terpental. Dia langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Baiturrahim untuk dilakukan tindakan medis," bebernya.

Untuk kerugian yang dialami korban kurang lebih mencapai Rp 50 juta. Karena dinding tembok dan pintu rolling dor ruang penyimpanan tabung gas, serta dinding ruang depan rumah jebol. (Tna)





Artikel Rekomendasi