JAMBERITA.COM- Kiprah yang sungguh luar biasa. Hari ini Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM terus berkiprah menjalankan pengabdian tanpa batas kepada Provinsi Jambi. Salah satunya dengan mewujudkan generasi muda Qur'ani berakhalaqul Karimah dengan Program BLK untuk Komunitas Pesantren.
Selama ini Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini dikenal serius dalam upaya pengembangan dan penguatan BLK Komunitas dengan dunia Industri. Legislator yang juga dikenal dengan julukan Bapak Beasiswa Jambi ini mengatakan, BLK merupakan salah satu jawaban bagi tantangan ketenagakerjaan saat ini yang bukan hanya melahirkan angkatan kerja terampil tetapi juga memiliki ahlak yang baik atau berakhalaqul Karimah.
"BLK Komunitas juga diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Namun, tantangan yang tak kalah pentingnya adalah melahirkan angkatan kerja terampil tetapi juga memili ahlak yang baik atau berakhalaqul Karimah." ungkap Bapak Beasiswa Jambi (7/8) kemarin.
Pada tahun 2020, 2021, 2022 hingga 2023 ini SAH sukses membawa program BLK komunitas untuk berbagai pondok pesantren di Jambi. Seperti di Pondok Pesantren Zulhijjah Kab. Batanghari, Pondok Pesantren Terpadu Serambi Makkah Kab. Muaro Jambi, Pondok Pesantren Darul Hikmah Mumtaza Kota Sungai Penuh, Lembaga Pendidikan Keagamaan Al-Ghazali Kab. Kerinci, Yayasan Istiqomah Penarun (Yay-Ip) Kab. Sarolangun, Perserikatan Muhammadiyah Kab. Tanjung Jabung Barat, Yayasan Mandiri Indah Perkasa Kota Jambi, Pondok Pesantren Nidaul Qur’an Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren Al Ma’arif Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren Ihya’ As-Sunnah Kab. Sarolangun, Yayasan Basmallah Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren Al Manar Kab. Sarolangun, Yayasan Dwi Anugrah Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren Hasni Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren Al-Anshor Kab. Tebo, Pondok Pesantren Ihya’ul Ulum Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren, Tahfidzul Qur’an Riyadhussolihin Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren Tarbiyatussa Adataini Kab. Tebo, Pondok Pesantren Miftahul Huda Rimbo Bujang Kab. Tebo, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Husna Kab.Bungo, Pondok Pesantren An-Nur Kab. Sarolangun, Pondok Pesantren Assyafi'iyah Sarolangun, Pondok Pesantren Kanjeng Sepuh Sarolangun, dan Pondok Pesantren Wali Songo Sarolangun.
Hal ini menurutnya penting untuk memastikan pesantren bisa menjadi lembaga pelatihan yang mandiri dan profesional menjawab tantangan dunia kerja.
"Dalam rangka menjawab tantangan dunia kerja, kita coba menghadirkan BLK Komunitas di Pesantren, harapan kita selain fungsi dasarnya sebagai lembaga pendidikan, pesantren bisa menjadi lembaga yang melaksanakan fungsi pelatihan," pungkasnya.(*/sm)
HKTI Jambi Gaungkan Gerakan Tani Makmur, SAH: Pilar Ketahanan Pangan & Energi Menuju Indonesia Emas
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor
Pelatda Sebelum ke Peperpernas, Atlet catur Tunarungu Diaduh ke Senior
Sebelun ke Peperpernas Palembang, Ini Syarat Mutlak yang Harus Dipenuhi Atlet Paralympic
Tes Psikologi Juga Jadi Syarat Atlet Paralympic Untuk Bertanding


Komnas HAM Bakal Temui Gubernur Al Haris Bawa Daftar Dugaan Pelanggaran HAM di Jambi, Ini Jadwalnya



