Perubahan Iklim Tingkatkan Kemungkinan Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi



Rabu, 19 Juli 2023 - 09:17:57 WIB



JAMBERITA.COM- Gubernur Jambi, Al Haris menyebutkan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jambi cukup baik. Namun perubahan iklim menjadi hal yang harus diwaspadai.

Hal tersebut disampaikannya pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi tahun 2023 bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Letjen. TNI. Suharyanto, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (18/7).

Dihadapan semua orang, Al Haris mengatakan Satuan tugas (Satgas) Karhutla Provinsi Jambi perlu arahan dan bimbingan terkait penanganan Karhutla.

"Kami perlu petunjuk, arahan dan bimbingan dari Kepala BNPB terkait penanganan karhutla di Provinsi Jambi,"katanya.

Al Haris menegaskan, kondisi penanganan karhutla di Provinsi Jambi cukup baik.

"Saat ini kondisi Provinsi Jambi cukup baik, seluruh tim di lapangan berjibaku dalam melakukan pencegahan, dan kita tidak ingin kejadian di tahun-tahun sebelumnya terulang kembali," tegasnya.

Sementara itu Kepala BNPB RI Letjen. TNI. Suharyanto dalam arahannya menjelaskan, perubahan iklim merupakan fenomena yang mengerikan yang dimana ini menjadi salah satu faktor penyebab Karhutla. Dan dalam satu bulan terakhir Provinsi Jambi memiliki total 490 hotspot, terbanyak berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Perubahan iklim itu paling ditakuti oleh semua negara, dan perubahan iklim merupakan penyebab peningkatan frekuensi bencana secara drastis," jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini,Gubernur Jambi Al Haris, Kepala BNPB RI Letjen. TNI. Suharyanto, Unsur Forkopimda dan stakeholder lainya. (Tna)



Artikel Rekomendasi