JAMBERITA.COM- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi selama 2 hari (13-14 Juli 2023) melaksanakan Kegiatan Pembinaan Pemberdayaan Zakat Kelompok Mustahiq dan Disabilitas bertempat di Hotel Wiltop Jambi.
Kegiatan ini melibatkan beberapa narasumber, diantaranya:
Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jambi H. Zoztafia, M.Pd.I.;
Ketua Baznas Provinsi Jambi H. Hasan Basri, SH.;
Dr. KH. Zainal Arifin, Lc., M.Ed. Pimpinan Ponpes Darul Arifin Muara Jambi; dan
Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Dr. Drs. H.M. Syahran Jailani, M.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Penerangan Islam & Pemberdayaan Zakat & Wakaf Kanwil Agama Provinsi Jambi H. Zefni Ishak, M.HI menyatakan, “Kita sengaja merancang kegiatan ini pesertanya agak berbeda dari tahun-tahun lalu, tahun ini sasaran kegiatan ini melibatkan komunitas disabilitas se-provinsi Jambi di samping ada dari unsur Kementirian Agama Kabupatan/Kota.
Dasar pertimbangannya, selama ini penerima zakat selalu berpegang pada 8 kelompok penerima (asnab 8) tersebut, sementara komunitas disabilitas ini pada hakikatnya berhak mendapat zakat terutama zakat harta, tentu dengan kriteria”.
Sementara itu, Dr. H. M. Syahran Jailani, M.Pd selaku Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam pemaparan materi yang berjudul "Strategi Pembinaan & Penguatan Zakat Ramah Disabilitas" mengemukakan, “Kegiatan ini sejalan & seirama dengan kebijakan program Menteri Agama RI, yang salah satunya terkait isu-isu disabilitas. Dalam konteks pendidikan misalnya, salah satu program unggulan Menteri Agama RI sekarang yaitu mengembangkan pendidikan insklusi & ramah disabilitas pada semua tingkatan lembaga pendidikan madrasah sampai PTKIN/PTKIS”.
Hal menarik yang dilakukan oleh Kementerian Agama Provinsi Jambi pada acara Pembinaan & Pemberdayaan Kelompok Mustahiq & Disabilitas se-Provinsi Jambi tahun ini adalah dengan menghadirkan komunitas disabilitas. “Mungkin ini kegiatan perdana oleh Kementerian Agama se-Indonesia dengan mengikutsertakan kelompok-kelompok disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian atau menjadi sasaran penerimaan zakat”, lanjut Syahran. Oleh karena itu, H.M. Syahran Jailani selaku Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN Jambi mengapresiasi setinggi-tingginya kegiatan ini & semoga Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi dapat menjadi pilot proyek nasional sebagai Kementerian Agama Provinsi Jambi yang peduli terhadap komunitas disabilitas di Indonesia & terus berkolaborasi dengan Pusat Kajian Disabilitas UIN Jambi sebagai lokomotif perubahan masyarakat dalam memberikan pemahaman (mindset) masyarakat Jambi bahwa komunitas disabilitas juga bagian dari masyarakat bangsa perlu memperoleh akses seluas-luasnya, serta mendorong melakukan perubahan dalam menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Dalam materi yang disampaikan, H.M. Syahran juga mengemukakan lima strategi penguatan zakat ramah disabilitas, yaitu:
Mendorong anak-anak disabilitas untuk memperoleh pendidikan yang setinggi-tingginya (minimal S1). Dengan demikian, suatu saat nanti mereka memiliki pengetahuan & bekal yang cukup di kemudian hari.
Memberikan pemahaman kepada masyarakat luas & stakeholders, bahwa komunitas disabilitas juga bagian dari warga bangsa yang setara & sejajar.
Memastikan memiliki pendataan yang valid terkait jumlah disabilitas di masing-masing kabupaten/kota.
Membuka ruang & aksesilibitas terkait semua fasilitas apa yang menjadi kebutuhan penyandang disabilitas (lihat UU 8 Tahun 2018 & Permen PU Nomor 30 Tahun 2006).
Mewujudkan & mengimplementasikan semua regulasi & turunannya kepada semua pemangku kebijakan.
Pada akhir materi dibuka ruang dialog. Dalam dialog, Angga Nikola Fortuna (Ketua DPD Gerkatin Prov. Jambi) memberi ulasan dan komentar yang menyentuh. “Kegiatan ini sangat responsif & komunitas disabilitas menyambut baik kegiatan ini serta berharap akan banyak manfaat dari kegiatan ini, terutama keterlibatan komunitas disabilitas se-Provinsi”, ujar Angga.(*)
Antisipasi Karhutla Ekstrem, Rektor UNJA Tegaskan Pencegahan Harus Mulai Ubah Mindset
Setelah Tanjabbar, Kadiv Yankum Siap Dorong Produk Lokal Jambi Mendunia Lewat Perlindungan IG
Hari Ketika Pelatihan Parelegal : Peserta Wajib Paham, Apa yang Jadi Kebutuhan Masyarakat
Tekad Kuat, SAH Sukses Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Ilegal Dan Perdagangan Orang
Terlibat Kasus Perdagaan Orang, Remaja 15 Tahun Ditahan Polda Jambi
RSUD Raden Mattaher Jambi Bangun Gedung Radioterapi, Al Haris: Akhir Tahun Selesai
Perkuat Sinergi Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Bupati Muaro Jambi


