JAMBERITA.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tebo menyarankan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tebo ikut mengawal secara teliti dan aktif dalam persiapan pelaksanaan Pilkades serentak dalam Kabupaten Tebo yang akan Digelar Pekan depan.
Ketua Umum HMI Cabang Tebo, Khamdan Nur mengatakan pemilihan Kepala Desa merupakan momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan konsolidasi demokrasi masyarakat. "Hal ini mempunyai peran penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah desa sesuai kebutuhan masyarakat dalam 6 (Enam) Tahun kedepan," katanya, Rabu (2/11/2022).
Lebih lanjut Hamdan mengatakan, dari 30 Desa yang akan melaksanakan Pilkades secara serentak pada 19 November 2022 ini memakan biaya yang bersumber dari APBD P tahun 2022 sebesar Rp3,7 Milyar adalah angka yang tidak sedikit." Pelaksanaan Pilkades ini harus di kawal dengan serius," tegas Hamdan pemuda kelahiran Bano Rejo tersebut.
DPMD Kabupaten Tebo selaku Leading sektor Desa juga penting dan tidak boleh lalai dalam mengantisipasi resiko kerusuhan yang sewaktu-waktu terjadi. "Dalam mengawal pelaksanaan Pilkades tersebut kami juga berharap pihak DPMD terus membangun semangat dan berkoordinasi kepada pihak penegak hukum dan pengamanan seperti TNI/Polri. hal tersebut dimaksudkan agar pelaksanaan dapat berjalan aman dan tertib," pungkasnya.(afm)
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional II, Kadiv Yankum Kanwil Jambi Siap Akselerasi Inovasi Hukum
200 Meter Jalan Kaki, Anggota DPRD Cek Jembatan di Sungai Bahar Muaro Jambi
Pembangunan Jalan TMMD di Desa Kembang Seri Baru Sudah 94 Persen
Sinergisitas Satgas TMMD, Mahasiswa dan Forkompicam Berikan Edukasi ke Warga
