Libatkan Media, Polda Jambi-Komisi Informasi Bakal Gelar FGD Stop Hoax di Pemilu 2024



Kamis, 29 September 2022 - 18:48:38 WIB



JAMBERITA.COM- Kepolisian daerah (Polda) Jambi bakal manggandeng Komisi Informasi untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait keterbukaan informasi, literasi digital hingga berantas hoax di Pemilu 2024.

Untuk melakukan kolaborasi ini, Kasubdit Politik Ditintelkam Polda Jambi AKBP S. Bagus Santoso, S.I.K., M.H Kamis pagi 29/9/2022 mengunjungi Kantor Komisi Informasi Provinsi Jambi.

Kedatangannya langsung di sambut oleh Indra Lesmana Ketua, Almunawar Wakil Ketua dan Ahmad Taufiq helmi, Siti Masnidar dan Zamharir masing-masing sebagai anggota Komisi Informasi Provinsi Jambi.

Bagus Santoso mengatakan kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi pada hari Rabu siang. Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah untuk membangun kerjasama dengan Komisi Informasi Provinsi Jambi dalam kegiatan FGD bagi rekan-rekan media guna miminimalisir hoaks dan membangun budaya transparansi serta keterbukaan Informasi dalam menghadapi PemiluTahun 2024.

 Rencananya kegiatan tersebut akan digelar pada bulan Oktober 2022 nanti.

Sementara Indra Lesmana Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi menyambut baik kolaborasi ini. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pihak Polda Jambi kepada Komisi Informasi Jambi dalam melaksanakan kegaiatan tersebut.

"Bagi Komisi Informasi suatu kohormatan yang luar biasa dan baru pertama kali melakukan kerjasama dengan pihak Polda. Insyaallah Komisi Informasi akan memaksimalkan dan menyiapkan secara matang kegiatan tersebut," katanya.

Pada prinsipnya Komisi Informasi Provinsi Jambi selalu membuka diri jika ada pihak-pihak yang mau bersinergi guna mendorong tranparansi dan membantu mensosialisasikan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Karena dengan kondosi postur anggaran sosialisasi yang ada di Komisi Informasi saat ini sangat terbatas. Sehingga kolaborasi dan sinergisitas tentu akan mempercepat penyampaian sosialisasi keterbukaan informasi.(*]



Artikel Rekomendasi