Calon Kades Karang Caya Dodi Hidayat Kedepankan Kesehatan Masyarakat, Ini Wanita Hebat Dibelakangnya



Minggu, 29 Mei 2022 - 17:47:36 WIB



Foto : Unggahan Facebook Istri dari Calon  Kepala Desa Karang Caya, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Foto : Unggahan Facebook Istri dari Calon Kepala Desa Karang Caya, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

JAMBERITA.COM - Dodi Hidayat, Putra Sulung dari mendiang mantan Kepala Desa (Kades) dua periode Karang Caya, Hasbi, dipastikan mencalonkan diri di kontestasi perpolitikan tingkat desa pada 28 Juni 2022 mendatang.

Setidaknya terdapat 104 Desa, di kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), pada 28 Juni 2022 mendatang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak.

Dodi pun membenarkan, bahwa sudah melakukan pendaftaran untuk mengikuti pesta demokrasi atau pemilihan Kades Karang Caya periode 2022-2028 dengan jargon, Sejahtera, Aman Harmonis, Adil, Bijaksana, Agamamis dan Tenteram (Sahabat) nomor urut 1.

"InsyaAllah maju, kalau terpilih selama menjabat, berobat, bersunat (khitan), KB susuk, spiral tenda untuk sedekah kita gratiskan untuk masyarakat Desa Karang Caya," kata Dodi ketika dikonfirmasi jamberita.com melalui telepon genggamnya, Minggu (29/5/2022).

Menurut Dodi yang dilatarbelakangi seorang pengusaha ini menyatakan, sebelum mencalonkan diri ke Pil Kades dirinya sudah memberikan pinjaman tenda secara gratis untuk masyarakat yang dalam berduka atau ada saudara/i nya yang meninggal dunia.

"Selama ini, tenda sudah kita gratiskan, kita jalankan, tapi untuk yang pas terkena musibah atau ada yang meninggal saja. Nah kedepan InsyaAllah kita gratiskan juga untuk masyarakat apabila ada sedekah/hajatan atau pernikahan," tuturnya.

Pria kelahiran 1979 ini juga mengatakan, maju nya Ia ke gelanggang perpolitikan tingkat desa ini tentu didukung punuh oleh keluarga besar, terutama anak dan sang istri tercinta yang juga seorang Tenaga Kesehatan (Nakes), yaitu Herlina Maryani S.Tr. Keb .

"Untuk program berobat, sunat gratis ini tentu didukung penuh oleh istri, yang kebetulan memang dia orang kesehatan, jadi planning kedepan bukan hanya jangka pendek, tetapi jangka panjang yang kita pikirkan untuk kesehatan masyarakat," tuturnya.

Selanjutnya, Dodi juga mengatakan akan siap menjemput bola, serta selalu menjalin komunikasi yang baik serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai jenjang, dalam membuka keran atau dana dana bantuan yang ada di Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Pemerintah Pusat.

"Untuk Dana Desa, tentu pengelolaannya kita harus transparan, dan juga kita ada BPD sebagai pengawas. Kemudian untuk kesehatan. InsyaAllah kedepan istri saya akan berupaya agar tempat praktek nya bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, sehingga kesehatan masyarakat terjamin," jelasnya.

Terkait dengan infrastruktur pembangunan di Desa Karang Caya, ini juga menjadi prioritas bagi seorang Dodi, dalam rangka mendorong perekonomian masyarakat."Terutama akses jalan-jalan masyarakat, karena masyarakat kita ada yang berkebun, ada yang punya ladang ke sawah, tentu kalau akses jalannya bagus, InsyaAllah perekonomian juga meningkat," tuturnya.

"Ini akan kita wujudkan, tentu tidak terlepas dari dukungan semua masyarakat desa karang caya, mohon do'anya, sama sama kita majukan desa kita Karang Caya," jelasnya.

Dodi Hidayat merupakan Putra pertama dari 4 orang bersaudara memperistri seorang wanita hebat, berdedikasi tinggi dan menyandang profesi sebagai seorang Nakes yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Bidan Lina. Kini mereka sudah dikaruniai 3 orang putri yang cantik.

Selama ini Lina terkenal ramah dan kerap melayani masyarakat setempat di tempat praktek nya sendiri atau di rumah pribadi nya itu. Bahkan beberapa orang masyarakat diantaranya, terkadang terkendala karena biaya, itupun Ia gratisan, tanpa menjadi catatan hutang bagi mereka.

Untuk itu, Lina mengaku tentu sangat mensupport program yang dicanangkan oleh Calon Kades Karang Caya, nomor urut 1 tersebut yang tidak lain adalah sang suaminya."Secara pribadi tentu mendukung penuh, tetapi secara umum, siapapun calon nya , iya itu sah-sah saja mencalonkan diri, apalagi kalau program nya bagus, tentu juga kita dukung," tuturnya.

Lina juga menjelaskan, terkait dengan program berobat gratis apabila suami nya terpilih menjadi Kades, itu bukan hanya isapan jempol belaka. Melainkan akan Ia dorong tempat praktek nya itu menjadi Fasilitas Kesehatan (Faskes) dengan menggandeng pihak BPJS Kesehatan. Ini juga sudah menjadi cita-cita sejak lama untuk berkontribusi terhadap masyarakat, terlebih sesuai dengan bidang yang Ia jalani sebagai Nakes di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

"Kalau orang tidak tahu, tentu berobat gratis bukan lah kecil apalagi kalau ada pasien butuh tindakan medis atau operasi dengan biaya tidak sedikit, itu tidak mungkin. Tetapi, kalau kita sudah tahu jalurnya, InsyaAllah kita akan bekerjasama dengan BPJS, sehingga nanti ada masyarakat yang sakit lalu butuh tindakan/operasi atau mengalami penyakit berat, itu bisa kita rujuk ke rumah sakit," ungkapnya.(afm)





Artikel Rekomendasi