SAH: Selamat Tahun Baru 2022, Semoga Corona Berlalu Dan Kita Semua Kaya Dunia Akhirat



Sabtu, 01 Januari 2022 - 09:22:18 WIB



JAMBERITA.COM-  Tanpa terasa, tahun 2021 telah berakhir, dan awal Tahun 2022 baru kita masuki, berbagai harapan dari masyarakat terhadap tahun baru ini menjadi doa tentang perbaikan nasib mereka di tahun 2022.

Lalu bagaimana harapan dari seorang tokoh masyarakat Jambi Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM atau SAH tentang Indonesia ke depan, sebagaimana anggota masyarakat lain anggota DPR dari Provinsi Jambi ini juga memiliki harapan tentang berakhirnya pendemi Covid 19 sehingga kehidupan bisa berjalan normal kembali.

" Tahun 2022 ini saya berharap Pendemi Covid 19 segera berlalu, harga sembako lebih stabil, kebutuhan pokok masyarakat Indonesia sendiri dapat terpenuhi tanpa adanya proses impor. Selain itu, produk sembako juga harus yang murah, dan tidak langka. Sedangkan, pada sektor lapangan pekerjaan, saya harap makin banyak industri yang dapat menyerap para calon pekerja, rakyat bisa kaya dunia akhirat, ungkap anggota Komisi IX DPR RI tersebut. "

Selain itu dalam hal mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia, SAH berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk mengutamakan anak bangsa dalam kesempatan kerja. 

"Saya berharap ada keberpihakan pada pekerja lokal di tahun 2022 dimana tahun sebelumnya kita melihat ekonomi tidak berjalan, PHK menghantui, dunia bisnis susah, pendidikan terganggu, tentu seiring dengan vaksinasi Covid 19 yang segera dilakukan semua bisa kembali normal, harapnya. "

Selain itu untuk mengurangi beban hidup masyarakat SAH berharap tarif dasar listrik, dan harga BBM, semoga di tahun depan tidak mengalami peningkatan yang signifikan agar tidak merugikan masyarakat.

Sementara itu, untuk beberapa hal yang menyangkut kondisi ekonomi di Indonesia, seperti harga sembako agar selalu stabil, dan harganya ramah terhadap masyarakat. Lalu, untuk lapangan pekerjaan semakin banyak, tetapi bukan hanya dari segi kuantitas saja yang meningkat melainkan kualitasnya juga, baik lapangan pekerjaannya maupun sumber daya manusianya yang mencari pekerjaan itu sendiri. Kemudian, untuk kebijakan penggolongan listrik, tahun depan sudah harus memikirkan segala sesuatunya secara matang sehingga masyarakat tidak dirugikan atau menambah beban hidup mereka, pungkas bapak beasiswa Jambi tersebut.(*/sm)





Artikel Rekomendasi