Genjot Pendapatan, BPKPD Provinsi Jambi Sasar Angkutan Barang dan Pertambangan di Malam Hari



Jumat, 24 Desember 2021 - 10:33:28 WIB



Kepala BPKPD Provinsi Jambi Agus Pirngadi (Kiri), Sekda Provinsi Jambi Sudirman (Kanan) dan Kabid Perencanaan Pengembangan Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah BPKPD Provinsi Jambi Ahmad Subhan (Kanan) setelah meluncurkan inovasi Gebrak Mari, di Shang Ratu, Jum'at (24/12)
Kepala BPKPD Provinsi Jambi Agus Pirngadi (Kiri), Sekda Provinsi Jambi Sudirman (Kanan) dan Kabid Perencanaan Pengembangan Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah BPKPD Provinsi Jambi Ahmad Subhan (Kanan) setelah meluncurkan inovasi Gebrak Mari, di Shang Ratu, Jum'at (24/12)

JAMBERITA.COM - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi menggelar rapat kerja bersama para Pembina Samsat dan Kasat Lantas jajaran Polda Jambi dari 10 Kab/kota se Provinsi Jambi.

Sebelumnya (22/12) kemarin BPKPD juga telah melakukan rapat kerja terkait dengan peningkatan daerah sekaligus meluncurkan program inovasi terbaru SIDABAHAJA berbasis teknologi informasi mengenai dana bagi hasil (DBH) Pemprov Jambi ke Kab/Kota.

Kepala BPKPD Provinsi Jambi Agus Pirngadi mengatakan, sebenarnya rapat sebelumnya (22/12) dengan rapat Samsat hari ini tindaklanjut dari rapat kerja pendapatan daerah waktu lalu.

"Sesungguhnya pola keterpaduan antara pendapatan daerah dengan Samsat ini nantinya akan menjadi satu pola yang akan diterapkan, kenapa kami memiliki prinsip ini bahwa untuk kita dapat mencapai keberhasilan kita perlu bersatu, untuk kita dapat optimal kita perlu terpadu," katanya, Jum'at (24/12).

Hari ini juga BPKPD Provinsi Jambi meluncurkan Gerakan Bersama Razia Malam Hari (Gebrak Mari)."Target razia malam terhadap angkutan barang, pertambangan dan perkebunan yang berlalu lalang di wilayah Provinsi Jambi," tegasnya.

Acara pembukaan sekaligus peresmian langsung dilakukan oleh Sekda Provinsi Jambi Sudirman, dihadiri para pihak terkait, Ditlantas Polda Jambi dan Jajaran, Kabid Pajak dan jajaran BPKPD Kab/Kota se PROV Jambi.

"Razia malam, kita baru uji coba untuk di wilayah samsat Tanjabtim dan disusul oleh Samsat Tebo, diuji coba itu kita belum memberikan vanismen , karena sifatnya beru preventif kita mendata pajak kendaraan hidup atau tidak," jelasnya.

Dari uji coba razia malam di wilayah timur dan barat, ternyata pajak kendaraan yang didapati hidup semua."Hanya memang kita mau melihat dari sisi aturan lalu lintas yang akan diterapkan oleh kawan kawan Ditlantas Polda Jambi, supaya jalan kita tetap fungsional, tidak cepat rusak dan dapat dilewati, harus sesuai standar," ungkapnya.

Artinya kata Agus, angkutan barang, pertambangan, harus sesuai dengan kapasitas. Kedepan kata Ia dari data data yang mereka dapatkan maka akan dilakukan eksekusi bagi untuk kendaraan mati juga akan melakukan edukasi terhadap kendaraan bernopol luar untuk bisa dimutasikan ke Provinsi Jambi.

"Jadi razia malam (akan dilakukan) seluruh Samsat, dari dua wilayah uji coba tadi untuk mewakili wilayah Timur dan Barat," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi