JAMBERITA.COM - Belum lama ini, mahasiswa dari berbagai universitas di Jambi melakukan aksi di depan gedung DPRD Provinsi Jambi. Mereka menuntut pemerintah agar segera mendesak pihak swasta membangun jalan khusus bagi angkutan batubara.
Pasalnya, mobil batubara sudah menjadi momok bagi masyarakat. Karena banyaknya kecelakaan yang terjadi, khususnya di jalan lintas Mendalo arah ke Muaro Bulian.
Senada dengan itu, Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi Jambi juga mendesak para pengusaha tambang batubara di Jambi untuk serius membangun jalan alternatif atau jalan khusus lalu lintas angkutan truk pengangkut batubara.
"Selama ini mereka hanya mengumbar janji setiap masyarakat menggugat akibat terjadi lakalantas yang bersumber dari truk angkutan batubara," kata Ketua KAD Provinsi Jambi, Nasroel Yasier. Minggu, (14/11/2021)
Ia juga meminta kepada pemerintah daerah agar tidak terbuai dengan janji dari pengusaha. Menurutnya, harus ada tindakan nyata dari adanya kasus ini.
"Pada pihak pemerintah KAD juga mengingatkan dimana selama ini terbuai dengan janji manis pengusaha dengan sekedar meredakan emosi warga. Kedepan Pemprov harus serius. Tunjukkan kepada masyarkat bahwa pemerintah bukan berpihak kepada segelintir korporasi," pungkasnya. (sap)
Tuntaskan Rencana Jalur Khusus Angkutan Batubara Supaya Jambi Aman, Hukum Tetap Ditegakkan
Dinsosdukcapil Provinsi Jambi Harap CSR Bantu Pembangunan di Bidang Sosial
Ombudsman Jambi: Penertiban Lalu Lintas Truk Batu Bara Jangan Hanya Insidental
Polda Jambi Rekayasa Lalulintas 2 Jalur Truk Batubara dan CPO, Ini Ketentuannya


Kemenkum Jambi Harmonisasikan Ranpergub Mitigasi Banjir dan Insentif Pajak Daerah



