Presiden dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Merdeka, Sigit : Sasaran 346.688 Orang



Selasa, 07 September 2021 - 13:31:24 WIB



JAMBERITA.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa (7/9/2021). 

Kegiatan tersebut diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan total 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren. Dimana saat itu, Jokowi tampak di dampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi dan Kapolri menyapa langsung secara virtual pelaksanaan vaksinasi merdeka rumah ibadah dan ponpes di Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Terkait itu, Sigit mengungkapkan bahwa, Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan percepatan atau percepatan terciptanya kekebalan komunal. 

"Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan rumah ibadah dan ponpes dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengasuh ponpes dan pengurus rumah ibadah di 341 titik dengan total sasaran 346.688 orang," katanya, di Ponpes KH Syamsudin, Ponorogo, Jawa Timur.

Selain vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan bahwa, kegiatan itu juga mengalirkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Jokowi, kepada warga yang paling memperlambat perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

"Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial masyarakat untuk memfasilitasi dan kegiatan program kepada nomor 60.341 paket sembako dan 88 ton beras,"tuturnya.

Menurut Sigit, TNI/Polri terus menggandeng elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen di lingkungan masyarakat hingga kedua. 

Menurutnya, hal itu merupakan wujud implementasi dari langkah-langkah dan kebijakan luar biasa yang diambil oleh Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.

"Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi nasional melalui berbagai macam program vaksinasi termasuk strategi vaksinasi dengan melibatkan komunitas-komunitas seperti yang kami lakukan saat ini," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Sigit menjelaskan, vaksinasi merdeka yang merangkul tokoh-tokoh agama dan santri diharapkan dapat menjadi “Getok Tular” kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas di lingkungannya. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam mengikuti program vaksinasi.

"Selain itu, pelaksanaan program vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi rumah ibadah sebagai fungsi sosial. Rumah ibadah pada hakekatnya memiliki fungsi panduan perilaku jamaahnya dalam tatanan kehidupan sosial termasuk dalam pencegahan penularan Covid-19,"ungkapnya.

Lebih lanjut, Sigit juga memaparkan bahwa, tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak. 

"Tentunya hal ini disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan demikian, tujuan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud," bebernya.(afm)





Artikel Rekomendasi