JAMBERITA.COM - Kapal tongkang atau ponton yang mengantam Jembatan Water Front City (WFC) pada Kamis (22/4) lalu yang sempat membuat heboh warga Kota Kualatungkal, Tanjab Barat, sudah lakukan ganti rugi.
Kepala KSOP Kualatungkal Prayitno menegaskan telah melakukan verifikasi bersama.
"Pasca kejadian itu sudah diselesaikan dan diperbaiki oleh pihak pemilik kapal melalui agen pada sabtu lalu," kata Prayitno, Rabu (28/4/21).
Ganti rugi jembatan WFC sudah dilakukan dan diserahkan langsung ke pemerintah daerah Tanjabbar melalui dinas PUPR.
"Pada hari jumat itu sudah diselesaikan semuanya dengan memberikan biaya perbaikan," lanjut Prayitno.
Kapal tongkal tersebut, menurut Prayitno merupakan kapal asal malaysia. Dengan agen kapal perusahaan PT jaya Pandu Maritim dan Perusahaan yang hendak meloading Batu Bara yang diwilayah hulu PT Integra.
"Kapal tongkang itu dari malaysia yang mau mengangkut Batu Bara," jelas Prayitno.
Seperti diketahui, Jembatan WFC pada Kamis (22/4/21) lalu, sekitar pukul 13.00 Wib dihantam kapal tongkang Yinson Power 2401 hingga menyebabkan retakan pada badan jembatan WFC yang membelah jembatan dan retaknya pagar jembatan. Kejadian ini diduga dipicu oleh faktor cuaca yang menyebabkam kapal hilang kendali dan terseret arus. (Henky)
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Tanjab Barat Rakor MBG Bersama Mendagri dan Kepala BGN
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
Tradisi Baca Doa di Malam Qunut di Desa Mekar Jaya, Warga Bawa Kue Ke Masjid
Hasbi Sudah Ajukan PAW Untuk Kursi Legislatif PBB, Kabag Umum: Dalam Proses
Hari kedua Pelatihan Paralegal Kemenkum Jambi Berjalan Lancar


