JAMBERITA.COM- Masih rendahnya tingkat vaksinasi Covid-19 di tanah air ditanggapi dengan bijak namun kritis oleh Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH).
Menurutnya tingkat vaksinasi di kalangan tenaga medis yang masih rendah, menjadi tanda peringatan awal bahwa banyak hal terkait manajemen lapangan yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan.
"Saya pikir rendahnya tingkat vaksinasi di awal ini menandakan adanya hal teknis manajemen lapangan yang masih perlu diperbaiki, disesuaikan dan dipercepat, agar target kekebalan kelompok (Herd Immunity) yang kita harapkan bisa tercapai, tentu caranya dengan mempercepat vaksinasi," Ungkap SAH dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan (8/2/2021).
Menurut SAH, sekarang baru 700 ribu nakes yang divaksin. Mudah-mudahan sehari-dua hari ini meningkat tenaga kesehatan yang dapat vaksin untuk kemudian terus beralih pada komponen masyarakat lain, seperti TNI, Polri, ASN, Dosen, Guru dan masyarakat umum lainnya.
Dalam hal ini, SAH yang dijuluki Bapak Beasiswa Jambi ini menambahkan, manajemen lapangan yang masih bermasalah untuk vaksinasi kurang lebih sejumlah 1,4 juta nakes di seluruh Indonesia inilah yang saat ini terus ia tekankan kepada Kementerian Kesehatan.
"Dari sisi SDM, kita punya 30 ribu vaksinator, kita harapkan sehari paling tidak bisa 1 juta, ini targetnya. Ini perlu waktu dan manajemen lapangan yang baik, dan inilah yang selalu saya tekankan kepada Bapak Menkes," pungkasnya.(*/sm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Update Data Covid-19, Pasien Positif 2 Orang dan Sembuh 10 Orang
Ada Isu Nakes Tak Mau Divaksin Hingga Buat Keterangan Sakit, Ini Kata Fasha


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



