JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR yang membidangi Kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) meminta keamanan vaksin Covid-19 dibuktikan terlebih dahulu sebelum vaksinasi dilakukan.
Sebelumnya pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech.Vaksin tahap pertama ini rencananya akan diberikan terlebih dahulu kepada tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan. Tenaga kesehatan dianggap paling berisiko terpapar Covid-19 karena berhadapan langsung dengan pasien Covid-19.
"Saya harap vaksin yang akan disuntik ke masyarakat dapat dibuktikan dahulu efikasi, safety (keamanan) dan imunogenisitas vaksin tersebut sebelum disuntikkan kepada tenaga kesehatan maupun masyarakat," ungkap Doktor Ilmu Ekonomi itu (18/12) kemarin.
Hal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini penting karena itu menjadi dasar yang harus dipegang sehingga memang bisa digunakan baik untuk tenaga kesehatan atau masyarakat juga.
"Harus dilakukan pengujian mutu bersama-sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terkait keamanan dan keefektifan vaksin sebelum vaksin dilakukan secara luas," pungkasnya.(*/sm)
Ubah Sampah Sawit Jadi Cuan! Mahasiswa UNJA Bikin Inovasi hingga Tembus Pendanaan Nasional!
Satukan Masyarakat Lewat Piala Dunia, Bupati Fadhil Arief Gelar Nobar di Wisata Aek Meliuk
Bukan Cuma Begadang 'Handar', Nobar Piala Dunia Bareng Gubernur, Ternyata Bikin UMKM Panen Cuan
BREAKING NEWS: Seleksi Komisioner KPID Jambi Selesai, Ini 7 Orang Dinyatakan Lolos
Update 18 Desember 2020, Kasus Covid-19 Bertambah 20 Orang, 11 Dari Kota Jambi
Jual Barang Black Market, Polresta Jambi Amankan Pemilik Toko Handphone Sumbar
Gubernur Al Haris Terima Audiensi Ketum DPP Walubi Siti Hartati Murdaya



