JAMBERITA.COM- Calon wakil gubernur Jambi, Syafril Nursal lebih teliti menyampaikan visi misi dalam debat publik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Swis-Bellhotel, Sabtu (21/11). Sehingga visi misi yang disampaikan lebih subtantif dibandingkan dengan dua kandidat lainnya yakni Ratu Munawaroh dan Abdullah Sani.
Ini dilakukan Safril Nursal karena visi misi yang disampaikannya akan dipertanggung jawabkan. Menurutnya, visi misi itu akan menjadi dokumen pemerintah yang tidak boleh berubah.
“Mohon maaf saya sengaja membaca menggunakan teks karena ini akan menjadi dokumen pemerintah yang tidak boleh berubah,” kata Safril Nursal diakhir penyampian visi misi calon wakil gubernur pada segmen pertama.
Alasan mantan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) ini cukup logis mengingat visi misi yang disampaikan tanpa tesk akan menjadi tidak terarah. Sehingga apa yang disampaikan menjadi tidak bisa dipertanggung jawabkan jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jambi.
“Jangan lain pagi lain sore, lain sore lain pagi. Makanya saya sengaja membacanya supaya menjadi dokumen pemerintah,” tukasnya.
Ketua DPRD Jambi Sebut Pemerintah Pusat Siapkan 500 Sumur Bor & Tambahan Helikopter Water Bombing
Kualitas Udara Memburuk, DPRD Minta Pemprov Jambi Liburkan Sekolah
Kabut Asap, Dua Pesawat Gagal Mendarat ke Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi
Netizen Puji Penampilan Ratu, Tamatan Aliyah, Wawasannya Taklukkan Cawagub Berpendidikan S2
Syafril Nursal Ingin Perluas Pasar untuk Produk Unggulan Jambi
Ketua DPRD Jambi Sebut Pemerintah Pusat Siapkan 500 Sumur Bor & Tambahan Helikopter Water Bombing


