Salah Satu Dosen di Jambi Curhat Soal PBM Via Daring



Senin, 16 November 2020 - 17:14:14 WIB



JAMBERITA.COM - Kondisi pandemi Covid-19 memang membuat banyak aktifitas harus menyesuaikan kondisi. Salah satu yang beradaptasi adalah proses belajar mengajar (PBM) baik di sekolah maupun kampus.

Ahmad Jamhuri yang merupakan dosen salah satu kampus yang ada di Jambi ini membuat postingan di media sosial miliknya menyangkut masalah kondisi PBM saat ini ditengah pandemi.

"PBM dalam satu ruangan memang lebih menyenangkan dibandingkan hanya menggunakan media komunikasi secara daring. Saat ini, pandemi Covid-19 masih tetap memaksa dua elemen penting dalam PBM (Dosen dan Mahasiswa) untuk berjauhan. Akibatnya dosen dan mahasiswa tidak bisa langsung saling bertatap muka," katanya.

Melihat kondisi ini secara positif, dirinya menilai PBM bisa dilakukan dalam kondisi lebih santai setiap saat dimana pun dan kapan pun. Alokasi waktu PBM pun bisa bertambah, juga bisa berkurang. Selama materi PBM dirasa masih belum tersampaikan secara clear, maka proses belajar mengajar terus berlanjut.

"Namun jika ditinjau dari sisi negatifnya, saya merasa bahwa PBM jarak jauh ini memberikan dampak yg kurang baik pada perkembangan pengetahuan para peserta didik. Tentu saja banyak poin penting dalam pembelajaran yang terabaikan. Pada segi kognitif misalnya, afektif dan psikomotorik yang susah diidentifikasi,"ujarnya.

"Saya berharap semoga pandemi Covid-19 ini lekas berakhir agar PBM dapat normal seperti semula. Terpenting adalah mengambil sisi positif pandemi ini untuk menginovasi PBM saat pembelajaran secara tatap muka langsung. Sehingga kita menemukan titik efektifitas dan efesiensi pembelajaran yg mutakhir," tutupnya. (am)











loading...