JAMBERITA.COM- Prihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak wabah virus corona (Covid-19). Serta masih banyak masyarakat ekonomi lemah yang belum tersentuh bantuan sembako.
Komunitas pecinta buku di Tanjabbar turun gunung membentuk gerakan sosial Si Pitoeng Berbagi. Gerakan sosial berbagi ke masyarakat lapisan bawah berupa bantuan langsung dari rumah ke rumah atau door to door ini memberikan bantuan beras, gula pasir, minyak goreng, telur, susu dan mie instan.
Sedikit berbeda dengan komunitas pada umumnya, sumber dana Si Pitoeng Berbagi diperoleh dari hasil penjualan atau lelang buku, dan ditambah dengan sumbangan sukarela dari anggota Si Pitoeng Berbagi serta para donatur yang juga secara sukarela merogoh kocek pribadi demi membantu wong cilik.
"Kami dapat dana dari jualan buku, dari sumbangan anggota dan donatur. Hampir sekitar 150 KK sudah kami datangi. Karena setiap turun target kami 23 KK terbantu," ungkap Hendri atau akrab disapa Jek, salah seorang relawan Si Pitoeng Berbagi, kepada jamberita.com, Sabtu (9/5/20).
"Kenapa harus Bernama Sipitoeng, karena kami terinspirasi dengan ketokohan Si Pitung ini. Dimana beliau terkenal dengan perbuatan baiknya suka menolong masyarakat lemah," jelas Jek, tentang karakter Si Pitoeng.
Untuk jadwal kegiatan penyaluran bantuan sembako oleh SiPitoeng Berbagi dilaksanakan satu bulan dua kali, yaitu pada hari jumat sore, mulai pukul 14:30 WIB. Bantuan sembako disalurkan diantaranya di dalam Kota Kualatungkal, Bram Itam, Pematang Lumut, dan Pembengis serta ditargetkan wilayah lainnya yang warganya belum tersentuh bantuan.
Sebelum membeli dan membagikan sembako. Diawali dengan mengumpulkan dana yang diperoleh dari hasil menjual dan lelang buku tokoh tokoh pemimpin, baik dari dalam maupun luar negeri, serta buku yang direquest atau dipesan yang kemudian dicari oleh anggota SiPitoeng Berbagi sampai ketemu buku pesanan tersebut.
"Tapi kadang ada juga yang beli buku sekalian ia bersedekah. Kegiatan ini lebih untuk kegiatan sosial. Tanpa ada embel embel politisasinya. Ini murni kegiatan sosial," timpal Tommy Ahmad, Pembina sekaligus Korlap Si Pitoeng Berbagi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut.
"Semoga semangat Si Pitoeng Berbagi ini membuat kita ringan tangan berbuat kebaikan di lingkungan sosial masyarakat. Khususnya Kabupaten Tanjab Barat. Semoga Sipitoeng Berbagi ini mendapat rahmat dan ridho Allah Swt dalam setiap aksinya," pungkasnya. (Henky)
Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Perubahan Atas Perda Pajak dan Retribusi Daerah Tanjabbar
Bupati Anwar Sadat: Pariwara Kreatif, Perkuat Pesan Budaya Antikorupsi Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Penting di Lingkup Pemkab Tanjab Barat
Bupati Al Haris Kembali Salurkan Bansos, Kali ini untuk Kelurahan Pasar Merangin dan Pasar Atas
Positif Rapid Test, PDP di Tanjabbar Tambah Lagi 3 Orang, Taharuddin: Pasien dari Tebing Tinggi
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

