Imtajbar Unja X KNPI Tanjung Jabung Barat Gelar Diskusi Online, Ini Tema yang Diangkat



Senin, 04 Mei 2020 - 08:15:17 WIB



JAMBERITA.COM, KUALATUNGKAL- Antusiasme dan partisipasi yang tinggi tergambar dari grup Whatsapp diskusi online pada saat narasumber mulai memberikan beberapa materi. Diskusi yang digelar Minggu 3 Mei 2020 ini mengangkat tema "Peranan Pemuda dalam menanggapi dan membantu pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat"

Inilah keadaan diskusi online yang diinisiasi oleh Ikatan Mahasiswa Tanjung Jabung Barat Universitas Jambi (Imtajbar Unja) yang kali ini menggandeng pihak DPP II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tanjung Jabung Barat.

Kegiatan ini merupakan suatu bentuk terobosan dari para pengurus. Karena disaat pandemi ini banyak kegiatan secara seremonial yang tidak bisa dilakukan, oleh karena itu kegiatan diskusi online ini menjadi salah satu kegiatan yang bisa bermanfaat disaat situasi seperti ini. Semoga wabah ini lekas menghilang dan situasi bisa kembali normal seperti biasanya.

Narasumber yang diajak berdiskusi kali ini adalah Dadang Ginanjar yang merupakan Ketua Umum KNPI Tanjung Jabung Barat Periode 2020-2023 dan Aidhi Zulham yang merupakan Wakil Sekretaris KNPI Tanjung Jabung Barat. Di awal diskusi langsung perkenalan oleh moderator yang dimana dikawal oleh Aldi Ramadhan Putra Mahasiswa 2018 Agroekoteknologi Fakuktas Pertanian Universitas Jambi.

Setelah itu dilanjutkan pemaparan materi oleh Dadang yang membahas tentang Peran KNPI dalam membantu pemutusan rantai penyebaran covid-19, seperti pembagian masker, meminta pemerintah u tuk memperketat daerah masuk dan keluarnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengkampanyekan pencegahan covid-19 dengan memasang poster dibeberapa titik pusat kota Kuala Tungkal, dan pembagian sembako kepada buruh-buruh yang bekerja dipusat kota.

Kegiatan diskusi online berjalan kurang lebih 2 jam dimulai pada pukul 14.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Kemudian setelah pemaparan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Diantara jalannya diskusi ada salah satu pertanyaan dari peserta diskusi yang bertanya kepada narasumber yaitu Muhammad Fakhruroji dengan pertanyaannya.

"Disana ada poin tentang melakukan koordinasi kepada satpol PP untuk melakukan patroli di malam hari untuk meminimalisir kerumunan masyarakat. Berarti disini masih banyak masyarakat yang berkumpul dan acuh tak acuh pada masalah covid-19 ini. Kalau untuk patroli memang harus dilakukan, tapi mungkin sedikit diberikan wejangan juga kepada masyarakat supaya mereka benar-benar peduli terhadap masalah covid-19 ini.

Bagaimana cara menanamkan pada masyarakat bahwa masalah covid-19 ini tidak sesederhana yang mereka pikirkan, sehingga bisa membuat mereka lebih ikut dalam memutuskan rantai covid-19 ini?"

Kemudian dijawab oleh Abangda Dadang Ginanjar jika persoalannya tidak sesederhana itu. Kurangnya kepatuhan masyarakat tidak hanya di Tanjab barat, hampir di seluruh daerah di indonesia. “Para pemilik tempat-tempat usaha juga enggan menutup usahanya, ga bs juga disalahkan, himbauan untuk menutup tempat usaha harus juga disertai solusi ekonomi dari pemerintah, namun yang terpenting, kita sebagai pemuda harus jadi contoh di lingkungan tentang kepatuhan dan kewaspadaan terhadap covid19 ini. Hal yang terjadi khususnya di Kota Kuala Tungkal, masih banyak pemuda yang nongkrong di warung kopi. Kita hrs mulai ini dari sekarang, mulai dari diri sendiri dulu, boleh berkumpul di rumah masing-masing  itu pun tidak lebih dari 10 orang.

“Catatan: kota tungkal sempat sepi ketika hasil swab 1 org warganya dinyatakan positif, apa hrs nambah korban dulu baru warganya patuh" ungkap dari Ketua Umum KNPI Tanjung Jabung Barat.

Masih banyak pertanyaan dan lempar jawab sanggahan maupun penambahan jawaban dari proses diskusi online ini dan jalannya diskusi berjalan dengan efektif.

Hasil dari kesimpulan diskusi ini yaitu Semoga dengan diadakan diskusi kali ini kita mampu memberikan masukan yang solutif dan menerapkan apa saja yang telah disebutkan pemateri tadi seperti mengikuti kebijakan pemerintah, mulai bergerak dari diri kita sendiri untuk mengajak lingkungan sekitar untuk tetap waspada dan membantu memutus rantai covid 19 ini dan bergerak dengan OKP kepemudaan disekitar kita untuk melakukan aksi sosial maupun aksi lainnya. Tentunya peran kita sebagai pemuda sangat berpengaruh dalam pemutusan rantai covid 19 ini, kita lah yang harus menjadi pelopor untuk sekitar kita dan sebagai juga contoh bagi masyarakat lainnya.

Imtajbar Unja juga mengambil sikap untuk terus mendukung apa yang diperintahkan pemerintah selagi itu benar dan demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan akan mengudarakan informasi ini sampai ke seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bahwa sebagai pemuda-pemudi seharusnya menjadi tonggak perubahan dan percontohan.

Di tengah wabah seperti sudah sepantasnya kesehatan dan keselamatan kehidupan menjadi prioritas. Semoga dengan adanya diskusi ini para pemuda pemudi Tanjung Jabung Barat bisa ikut sama-sama untuk tidak keluar jika tidak memiliki kepentingan, tetap dirumah aja dan jaga kesehatan serta mendukung semua kebijakan pemerintah.

Dan di penutup diskusi Koordinator Imtajbar Unja 2019-2020 yaitu Agung Dwi Pangestu menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber atas pemaparan materinya yang bermanfaat dan penting sekali untuk diketahui oleh pemuda Tanjung Jabung Barat, kepada para Pengurus Imtajbar Unja Periode 2019-2020 dan keluarga besar Anggota Imtajbar Unja yang telah ikut berperan aktif dalam kegiatan diskusi onlin ini. Walaupun kegiatan kecil, semoga bisa bermanfaat besar untuk Kabupaten kita yang tercinta ini.(*/sm)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi