JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) menyebut BPOM memiliki fungsi penting dalam menjaga ketahanan pangan di Indonesia melalui fungsinya dalam mengawasi peredaran barang-barang konsumsi masyarakat.
"Peran BPOM dalam ketahanan pangan ini penting, tidak terlepas dari pengawasan dalam rangka ikut menyejahterakan bangsa," ungkap SAH ketika menghadiri diskusi ketahanan pangan di Jakarta (20/2) kemarin.
Pada kesempatan itu, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini menyoroti Sinergisme Pemangku Kepentingan (Academia-Business-Government) Badan POM dalam mendukung UMKM Berdaya Saing Menuju Indonesia Maju.
Menurutnya sinergitas antara dunia akademis, bisnis dan pemerintah menjadi kata kunci untuk mewujudkan fungsi BPOM dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Selain itu, SAH juga mengatakan BPOM secara multiteknis mengawasi peredaran obat dan makanan sekaligus mendorong pengembangan industri pangan serta farmasi.
Dalam hal ini SAH mengatakan diperlukan sejumlah intervensi pengawasan farmasi dan pangan tentu secara langsung atau tidak ikut menjamin masyarakat mendapatkan produk yang aman, bermutu dan bermanfaat.
"Kita dorong BPOM ikut mengawal program prioritas pemerintah untuk melenyapkan kekerdilan (stunting) atau gangguan pertumbuhan yang ditandai kecebolan pada anak Indonesia.
Sejumlah program BPOM, ungkap SAH terus mengawasi ketahanan pangan dengan terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai makanan dan obat yang aman dikonsumsi.
Sejalan dengan itu, BPOM harus bisa melakukan penindakan terhadap kejahatan terkait obat dan makanan, sehingga ada dimensi daya tahan pangan nasional.(*/sm)
SAH Dorong Momentum Idul Adha Menggerakkan Ekonomi Peternak Lokal
SAH Apresiasi Langkah Cepat Wamentan Sudaryono Stabilkan Harga Sawit, Negara Hadir Lindungi Petani
Sambut Idul Adha 1447 H, SAH Ajak Masyarakat Jambi Pererat Kebersamaan
SAH: Gerindra Jambi Akan Siapkan Strategi Jitu Untuk Menangkan Pilkada Serentak
Perkuat Sinergitas TNI-POLRI, Kapolda Jambi Kunjungi Koramil Tungkal Ilir
Kejati Jambi Sembelih 14 Hewan Kurban, Daging Langsung di Distribusi ke Masyarakat



