JAMBERITA.COM- Pro kontra program sertifikasi pra nikah yang digagas Menko PMK Muhadjir Effendi ditanggapi Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH).
Berbicara di sela - sela masa reses persidangan di Jambi (27/12) kemarin, SAH mengatakan dirinya mendukung wacana kebijakan sertifikasi pranikah, dimana hal ini dilatar belakangi banyak pasangan usia subur yang ingin menikah tidak mengerti tentang proses reproduksi.
"Saya pikir sertifikasi pra nikah untuk menjawab kondisi, banyak pasangan usia subur yang sudah menikah tidak mengerti proses reproduksi karena kalau kita ingin menghasilkan generasi unggul disentuh hulu proses reproduksi," ungkap SAH.
Namun SAH berharap sertifikasi tersebut bisa memasukkan materi tentang proses reproduksi. Apalagi banyak pasangan yang menikah usia dini tidak mengerti resiko kehamilan, jangan terlalu fokus pada aspek mental dan tuntunan kehidupan perkawinan semata.
Apalagi menurutnya dari data pernikahan dini mereka tidak mengerti resiko pernikahan dini, jadi sertifikasi ini menunaikan hak mereka untuk mengerti, berbagai resiko pernikahan dini, yang harus dipahami selaku calon orang tua.(*/sm)
SAH Tinjau Kebun Tembakau Helvetia, Perkuat Komitmen PTPN I dalam Pengembangan Komoditas Bersejarah
Jumat Pertama Muharram 1448 H,SAH Tekankan Nilai Kejujuran,Kerja Keras & Kepedulian Tahun Baru Islam
Ketua Gerindra Jambi SAH Apresiasi Capaian Pemerintah Menekan Kemiskinan
Kapolda Sambut Kepulangan 125 Satbrimob Polda Jambi yang Dikerahkan ke Papua
Selama Tahun 2019, Polda Jambi Tangani 33 Kasus Tindak Pidana Korupsi, 25 Kasus Sudah P21

