Tanggapi SE BPOM, GP Farmasi Jambi Tarik Semua Obat yang Mengandung Ranitidin



Minggu, 03 November 2019 - 13:40:45 WIB



Ketua GP Farmasi Jambi Suprayuki saat menghadiri agenda Futsal Cup dalam rangka HKN ke 55 Tahun 2019
Ketua GP Farmasi Jambi Suprayuki saat menghadiri agenda Futsal Cup dalam rangka HKN ke 55 Tahun 2019

JAMBERITA.COM-  Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Jambi langsung menindaklanjuti  surat edaran BPOM terkait dengan peredaran obat-obatan yang mengandung ranitidin.

Ranitidin  diduga berpotensi memicu kanker.

Ketua GP Farmasi Indonesia Provinsi Jambi Suprayuki mengklaim setelah mendapat informasi, pihaknya langsung menarik obat yang mengandung ranitidin tersebut, baik atas perintah maupun secara sukarela.

"Itu prosesnya sudah sesuai standar dan kita jalankan, seluruhnya sudah kita tarik," ujarnya saat menghadiri agenda Futsal Cup Minggu (3/11/2019).

Untuk itu, Suprayuki menegaskan, instruksi BPOM untuk menarik obat yang mengandung ranitidin itu sudah mereka laksanakan sesuai dengan standar dan prosedural, seluruhnya dari 11 kabupaten kota yang ada sudah lakukan penarikan dari peredaran.

"Untuk di provinsi Jambi saya pastikan penarikan ranitidin sudah terlaksana dengan baik setelah mendapat instruksi sesuai SOP Balai POM menyatakan ini harus ditarik, maka ketika itu juga kita langsung tarik dan mensosialisasikan ke kab/kota untuk ini ditarik," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Kefarmasian Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi Abdul Somad enggan untuk berkomentar terlalu jauh persoalan obat yang mengandung ranitidin.

"Itu sebaiknya ada orang yang berwenang untuk menyampaikan," katanya singkat.(afm)



Artikel Rekomendasi