JAMBERITA.COM - Asap Kabut yang melanda di Jambi memang perlahan menipis namun dampak kesehatan bagi korban asap terus berkepanjangan.
Terutama bagi masyarakat adat Dusun III Pangkalan Ranjau Desa Tanjung Lebar Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi yang berada dekat di wilayah konsesi yang terbakar.
Kelompok rentan yaitu anak-anak di Dusun Pangkalan Ranjau hingga saat ini masih mengalami batuk pilek dan sekitar 40 anak mengalami iritasi mata yang disebabkan asap dari kebakaran hutan dan lahan.
Kebakaran di wilayah konsesi perusahaan juga meluas hingga ke kebun pangan masyarakat bahkan sekitar 16 rumah warga yang mayoritas terbuat dari papan juga turut terbakar.
Sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan korban Asap, Para relawan yang tergabung dalam Jambi Darurat Asap melakukan Penggalangan donasi dan peyaluran bantuan ke Pangkalan Ranjau dan di sekitarnya.
Terhitung sejak Agustus hingga di Akhir bulan Oktober, Tim relawan Posko Jambi darurat Asap telah melakukan empat kali tahapan pendistribusian bantuan berupa obat-obatan, masker, oksigen dan juga baju layak pakai.
Kordinator Posko Muhadi Fadly mengatakan, seluruh bantuan dari para donatur diprioritaskan untuk masyarakat adat dusun pangkalan ranjau dan masyarakat sekitarnya, karena sama sekali tidak ada layanan kesehatan dari pemerintah yang mendekatkan akses untuk masyarakat.
"Bahkan warga harus menempuh jarak 20 KM atau menempuh 1,5 jam perjalanan dari tempat tinggal mereka ke Puskemas," ujarnya melalui press release yang dikirim ke Jamberita.com, Rabu (30/10/2019).
Relawan Posko dari Beranda Perempuan Jambi Herlin juga menambahkan perempuan di dusun Pangkalan Ranjau memiliki tradisi memungut dan meramu obat dari hasil hutan untuk mengobati peyakit anak-anak mereka, namun sekarang semua musnah terbakar.
"Anak-anak banyak sakit dalam waktu yang lama," terangnya.
Mereka dari Posko Darurat Asap Jambi terdiri dari Beranda Perempuan, INSPERA, Front Mahasiswa Nasional, Seniman Bebas, Gitasada, Relawan Mandiri mendesak pemerintah dapat memberikan pengobatan gratis secara berkala kepada warga setempat.
"Berdasarkan hasil temuan tersebut, Posko Jambi darurat asap mendesak kepada pemerintah untuk memberikan layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis secara berkala kepada korban asap di Dusun Pangkalan Ranjau dan Warga di desa sekitarnya," pungkasnya.(afm)
Doni Iskandar Tanggapi Cuitan Dewan Soal Fly Over Simpang Mayang Jambi
Hari Ini Ratusan Atlet Terbaik Jambi Resmi Diberangkatkan ke Bengkulu
Trnsportasi Online di Jambi Per 1 Januari 2020 Wajib Gabung Koperasi
WTC Incar Lahan Eks Angso Duo, Bappeda Provinsi Jambi: Itu Untuk Publik
Ditolak Sejumlah Fraksi di DPRD, Fachrori Tetap Akan Bangun Fly Over
Sabar...Seleksi CPNS Di Lingkungan Pemprov Jambi Tahun Ini Batal Dilaksanakan
Kejati Jambi Sembelih 14 Hewan Kurban, Daging Langsung di Distribusi ke Masyarakat


