HELSINKI- Tulisan ini dirangkai dalam perjalanan ke Helsinki, Finlandia.
Sesaat mendarat di bandara Soekarno Hatta dari Jambi, langsung menuju ICE BSD CITY tempat berlangsungnya the Indonesian Convention Exhibition (ICE), Trade Expo Indonesia, 16 - 20 Oktober 2019.
Gedung Megah dan ruang hall yang sangat luas, hadir salah satu produk tenant Inkubator Bisnis Teknologi LP2M Universitas Jambi, sambal tempoyak MAUGI.
Booth khusus berlatar tulisan Jambi, mensyiratkan bahwa sambal tempoyak mewakili startup Jambi di ajang bergengsi ini.
Stand sambal tempoyak menarik banyak minat dari delegasi negara Asia, Timur Tengah dan Eropa, baik sebagai visitor maupun investor.
Hal ini dibuktikan dengan terjual habis 50 kg sambal tempoyak atau 250 botol sambal tempoyak kemasan 200gram. Dan pertemuan bisnis dengan para investor, yang akan ditindaklanjuti dengan ikatan kontrak ekspor.
Pendrawati, Owner dari startup sambal tempoyak MAUGI menuturkan ucapan terima kasih kepada pemangku kepentingan (stakeholder) atas pendampingan dan fasilitas yang selama ini diberikan, hingga UMKM Jambi dapat naik kelas menuju persaingan global, scale up business.
Perjalanan panjang dari ibu rumahtangga yang mencurahkan waktunya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan ekonomi keluarga menginspirasi pelaku UMKM di Indonesia.
Jangan pernah menyerah untuk belajar dan berjuang, sambal tempoyak pun bisa berkompetisi di level global.(AGUS SYARIF)
Perhatikan Tanda Kedaluwarsa pada Obat Kapsul dan Tablet, Begini Caranya
Kajian Tokoh dan Pemikiran dari Omah Literasi Jambi: Berfikir Mencari Kebenaran
Kopertais Wilayah XIII Jambi Terus Kawal Akreditasi PTAIS Jambi


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



