JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Kondisi jalan jerambah kayu yang berada di RT 12 dan RT 6, Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kondisinya kini mengkhawatirkan dan membahayakan bagi masyarakat sekitar yang melintasinya.
Warga pun khawatir jalan kayu sepanjang hampir 300 meter yang dibangun dari swadaya masyarakat di dua RT tersebut sewaktu - waktu bisa saja ambruk, sebab kondisinya kini sudah banyak yang lapuk dan keropos.
Bukan hanya itu, sebagian jalan jerambah kayu ini kondisinya pun telah tampak miring. Tiap harinya jalan jerambah kayu ini menjadi akses yang digunakan warga sekitar untuk beraktifitas.
Sejumlah warga menyebut, jalan di lingkungan tempat tinggal mereka ini kerap memakan korban dari pengendara sepeda motor. Banyak sudah pengendara roda dua yang naas tercebur ke bawah jalan.
Warga berharap, Pemerintah Daerah bisa mengganti jalan jerambah kayu tersebut dengan jalan beton.
"Kami berharap, jalan tempat kami ini bisa di buat jalan beton. Soalnya anak - anak dan lansia juga banyak bermukim di sini, pastilah bahaya nian bagi orang mereka melewati jalan ini," ujar Nursima warga setempat.
Selain itu, Dika warga setempat juga mengatakan, sudah sering jalan ini memakan korban akibat di sebagian titik kondisinya goyang apabila dilintasi.
"Sudah sering warga yang lewat jalan ini terjatuh gara - gara terpijak kayu lantai jalan ini yang lapuk, goyang dan juga miring" pungkasnya. (ipn)
Unik dan Berada di Tepi Laut, Ratu Munawaroh Sebut Mendahara Bisa Jadi Wisata Unggulan
Tiang Listrik Berbahan Kayu Di Mendahara Kondisinya Kini Membahayakan Warga
Udara Tak Sehat, Kadinkes Minta Masyarakat Perbanyak Minum Air Putih
Ratusan Personil Polres Tanjabbar Diterjunkan di 56 Desa, Ini Tugasnya


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



