Tiang Listrik Berbahan Kayu Di Mendahara Kondisinya Kini Membahayakan Warga



Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:53:37 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Warga kelurahan Mendahara ilir, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur meluapkan kekecewaannya kepada PLN. Selama ini mereka selalu merasa terancam, pasalnya tiang listrik kayu rapuh yang berada di pemukiman warga ini sewaktu - waktu bisa saja roboh dan menimpa pemukiman warga. 

Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa saja menimbulkan korban jiwa. Warga setempat sudah berulang - ulang kali mengajukan penggantian tiang listrik ke PLN, namun tak kunjung mendapat respons.

Tiang listrik PLN berbahan kayu itu bertahun - tahun tak kunjung diganti dengan tiang beton atau besi oleh PLN. Dapat di lihat di beberapa tempat, tiang listrik ini sudah keropos dimakan usia, ditambah lagi tiang ini hanya berbahan kayu.

Sejumlah warga sekitar mengatakan banyak warga yang terancam dengan keberadaan tiang kayu rapuh itu, Kondisi seperti ini sangat memprihatin jika nantinya tumbang dan mencelakakan warga sekitar.

Warga menyebut, tiang kayu sudah tampak miring dan tak layak pakai. Masyarakat kelurahan Mendahara Ilir telah beberapa kali berupaya menyuarakan pergantian tiang listrik ke PLN rayon muara Sabak, namun Perusahaan plat merah tersebut hingga kini tidak juga merespon kelurahan warga.

Warga mengaku, Selama ini mereka merasa terancam dengan tiang listrik kayu yang sewaktu waktu dapat roboh sehingga menimbulkan korban. Ancaman yang dirasakan warga mendahara Ilir semakin tinggi bila terjadi hujan disertai petir-petir yang menyambar bila musim penghujan.

Yakub, Ketua RT 06, Kelurahan Mendahara Ilir mengatakan, keluhan warga sudah sangat banyak terkait keberadaan tiang listrik yang sudah rapuh ini. Dirinya sudah pernah melaporkan permasalahan ini kepada pihak terkait, tapi sampai kini tak kunjung mendapat respon yang nyata.

"Sudah sering kita melapor ke pihak Kelurahan, pihak Kecamatan, selanjutnya mereka pun melanjutkan laporan dan keluhan kita ke pihak PLN. Tapi buktinya sampai saat ini laporan kita tersebut tidak mendapat tanggapan serius dari pihak PLN," ujar Yakub.

Yakub juga mengatakan, bila musim hujan dan angin kencang, kecemasan warga semakin besar, pasalnya dengan kondisi tiang listrik seperti sekarang ini bisa saja patah tertiup angin kencang.

"Jangan sampai nanti sudah ada korban akibat tiang listrik yang sudah lapuk ini baru, mulai diperbaiki. Dan juga kondisi kabel - kabel listrik yang ada di sini kondisinya semrawut, tidak teratur dan ada juga yang terjuntai nempel di atap seng warga," pungkas Yakub. (ipn)









loading...






JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

Jumat, 05/06/2020 17:00:33