JAMBERITA.COM - Aksi demontrasi ratusan mahasiswa dan rakyat Jambi memanggil mulai memanas.
Aksi menolak RUU KUHP tersebut berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi Telanaipura, Senin (30/9/2019).
Orator aksi menyampaikan agar pihak kepolisian yang berjaga agar tidak melakukan tindakan refresif kepada pengunjuk rasa.
"Bapak bapak yang mengeluarkan pentungan itu tolong jangan dikeluarkan," ujarnya.
Tujuan mereka datang ke DPRD untuk menggelar rapat rakyat di ruang paripurna bukan untuk melakukan aksi anarkis.
"Kita tidak anarkis, sepakat, kita aksi damai, tapi kita harus punya target," sampai orator kepada rekan rekannya.
Mereka meminta kepada aparat kepolisian agar membuka jalan agar mereka dapat menggelar sidang rakyat di ruang paripurna.(afm)
Jilid II : Mahasiswa Kembali Datangi DPRD Jambi Bawa Tuntutan & Pertanyakan Rp30 M untuk Karhutla
Cegah Dampak Kabut Asap, Dinkes Jambi Turun ke Jalan Bagikan 10.000 Masker & Buka Posko Kesehatan
Danrem 042/Gapu : 1.776.56 HA Luasan Karhutla di Jambi, Hospot Melonjak Agustus hingga 3.156 Titik
Demo ke DPRD, Mahasiswa Paksa Gelar Sidang Rakyat di Ruang Paripurna
PMII Jambi Aksi Solidaritas di Polda, Orator: Kami Benci Polisi yang Represif
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Kakanwil Kemenkum Jambi Tekankan Patriotisme dan Empati


