JAMBERITA.COM- Gubernur Lemhanas mendukung penegakan hukum sebagai pilar dalam demokrasi.
Makanta Ia mendukung aparat penegak hukum untuk bisa melakukan fungsi penegakan hukum scara efektif. Ini terkait dengan ricuh dari sejumlah aksi demonstrasi di sejumlah daerah di Indonesia.
"Kita tahu kebebasan ciri demokrasi tapi kebebasan itu bukan kebebasan absolut yang tanpa batas. Kebebasan tetap dibatasi rambu-rambu adanya peraturan UU terutama untuk mengatur hidup kita dengan sesama warga bangsa yang kebetulan juga karakteristik masyarakat kita itu penuh dengan kebhinekaan," kata Letjen TNI(Purn) Agus Widjojo,
Gubernur Lemhanas
Jangan dilupakan juga peraturan undang-undang dan hukum itu kesepakatan kita, bukan dipaksakan kepada kita. Prosesnya kalau kita paham merupakan proses legislasi yang disepakati bersama. Tentang demo juga tidak lepas dari situ, tidak bisa lepas dari hukum sebagai pilar mengenai kesepakatan kita bagaimana kita hidup bersama. Hukum memberi rambu- rambu apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan karena kebebasan yang kita miliki sebetulnya sudah merusak kebebasan orang lain.
Menurutnya, setiap warga negara patut mempertimbangkan itu.
Kriteria dan ukuran yang paling bisa kita rasakan adl lita bertanya ke diri sendiri "Patutkah saya berbuat tindakan tindakan yang sebetulnya saya tahu itu akan merusak masyarakat, kepentingan umum, ketertiban umum.
Di samping juga upaya dari Polri untuk penegakan hukum, negara diberi kewenangan untuk menjaga justru untuk menjaga kebebasan seluruh warga, tidak untuk satu dua kelompok saja. Tetapi adalah untuk seluruh wraga negara. Dia merupakan ketentuan ketentuan dari kepentingan kita bersama.
Makanya, Ia mendukung upaya Polri untuk melaksanakan penegakan hukum dan kalau dilihat memang ada elemen elemen atau perorangan yang bertindak melanggar hukum, untuk kepentingan umum memang hukum harus ditegakkan oleh aparat.
Banyak kejadian yang sebetulnya secara awam dapat kita katakan tidak perlu dan tidak patut terjadi.(*/sm)
Warga Relakan Tanah Perkebunan Diratakan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Kakanwil Kemenkum Jambi Tekankan Patriotisme dan Empati


