JAMBERITA.COM- Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan koalisi masyarakat Peduli Jambi, melakukan aksi di kantor dinas pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi di kawasan Telanaipura, Rabu Pagi, (19/9/2019).
Aksi tersebut merupakan buntut dari pelantikan Kasubag TU SMA/SMK se provinsi sebanyak 59 pejabat pada 13 September lalu di Aula lantai 3 Disdik. Pelantikan ini diduga cacat hukum.
Karena Gubernur Jambi tidak mengetahuinya. Sebagaimana yang tertulis dalam surat undangan yang ditandatangani oleh Kabid SMK pada tanggal 12 September .
Surat tersebut tidak ditembuskan kepada Kepala BKD dan Gubernur Jambi.
Koordinator aksi menilai, Kepala bidang SMK memaksakan pelantikan kasubag TU SMA /SMK untuk mendapatkan setoran berkala.
"Kami menduga pelantikan tersebut cacat hukum karena yang berhak untuk melantik adalah gubernur bukan wewenang kadis,"kata Defriboy selaku Korlap Aksi .
Massa melakukan aksi di depan kantor Disdik Provinsi Jambi. Mereka tidak bisa bertemu Kabid SMK.
Mereka terus berorasi dan secara tegas menyuarakan pelantikan tersebut diduga penuh nuansa pungli, serta jual beli jabatan.
Karena menurut informasi yang diterima diduga telah dilantik tersebut telah menyetor sejumlah uang pelicin .
"Pelantikan tersebut diduga tidak sesuai kriteria yang telah ditentukan karena tidak melalui ujian kompetensi terlebih dahulu, pelantikan kasubag tersebut diduga tidak transparan karena media dilarang meliput," koar pendemo
Adapun inti dari tuntutan massa aksi yaitu mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi untuk mengusut tuntas dugaan pungli pada pelantikan kasubag TU SMA/SMK.
Mereka mendesak Gubernur Jambi Untuk membatalkan pelantikan tersebut karena dinilai cacat hukum
Ketiga, Copot jabatan Kabid SMK/SMA, Kabid TPKIK dan kasi kurikulum dan GTK dinas pendidikan provinsi Jambi diduga tidak becus bekerja.(afm)
Protes Asap Karena Karhutla, Kain Kafan Dipasang di Patung Selamat Datang di Kota Jambi
Belum Sebulan Menjabat, 8 Orang Anggota Dewan Sudah Absen di Paripurna DPRD Provinsi
Hearing dengan DPRD Provinsi Soal Karhutla, BPBD Keluhkan Fasilitas Pemadaman di Lokasi
Kabut Asap dan Kekeringan, Polda Jambi Gelar Shalat Istisqo Minta Diturunkan Hujan


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


