Dugaan Pengemplang Pajak Mencuat pada Pembangunan Gardu Induk di Tanjabbar



Kamis, 11 Juli 2019 - 18:54:09 WIB



Suasana di lokasi pembangunan
Suasana di lokasi pembangunan

JAMBERITA.COM - Dugaan pengemplangan pajak mencuat pada pekerjaan penimbunan area pembangunan Gardu Induk (GI) PLN dengan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Pembangunan GI SUTET PLN yang berlokasi di Jalan Lintas Kuala Tungkal - Jambi, Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dikerjakan Oleh PT Citicon Adinugraha sejak awal tahun 2019 lalu itu hingga kini ditenggarai belum melunasi Pajak mineral bukan logam dan batuan atau galian C.

Hal ini diuungkapkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tanjab Barat, Yon Heri melalui Kabid Pendapatan Asli Daerah (PAD), H Ahmad, yang membenarkan kendati izinnya merupakan wewenang Pemerintah Provinsi namun Pajaknya tetap untuk PAD Kabupaten Tanjabbar.

"Karena kita mengacu pada Undang undang No. 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah serta Perda Kabupaten Tanjab Barat Nomor 2 Tahun 2013 tentang perubahan atas Perda Nomor 6 tahun 2011 tentang pajak Daerah," terang H Ahmad, ke awak media, Rabu (10/7/2019).

Menurut Ahmad, pihaknya sebelumny sudah berupaya menyurati PT. PLN maupun perusahaan pelaksana pada tanggal 9 April 2019 lalu, namun hingga kini tidak diindahkan oleh yang bersangkutan.

"Sekarang kita kembali menyurati pihak perusahaan dengan ditandatangi oleh Bupati Tanjab Barat, H Safrial menindak lanjuti surat pertama yang ditandatangani Kaban, Yon Heri," beber Ahmad.

Terpisah, Mandor PT Citicon Adinugraha, H Jupri yang bertanggung jawab terkait tanah penimbunan, tidak membantah dan mengakui telah menerima surat dari pihak Bapenda Tanjabbar. Dan sudah dilanjutkan ke pihak perusahaan galian C.

"Surat yang pertama sudah kita terima, dan sudah kita lanjutkan kepada yang punya Perusahaan galian tempat kita mengambil tanah," kata Jupri.

Jupri menyebutkan, pihaknya tidak ada urusan terkait pajak maupun izin galian C, Jupri mengatakan bahwa pihaknya tidak ada sangkut pautnya, karena menurut dia, pihaknya hanya sebataa membeli tanah timbunan.

"Kita tidak ada urusan sama pajak maupun izin, kita taunya beli tanah. Perusahaan kita bekerja di sini kan sudah dikenakan pajak. Kalau Galian C kita juga yang bayar pajaknya berarti kita bayar dobel, kan dak mungkin," bebernya.

Ditanya soal tanah galian siapa yang digunakan untuk penimbunan lokasi GI tersebut, menurut Jupri, selama ini pihaknya mengambil tanah pada dua lokasi dan pemilik.

"Pertama kita ngambil tanah sama Pak Harahap mantan Kades Pematang Lumut karena waktu itu beliau sedang sibuk pencalonan Anggota Dewan, kita ambil lagi sama pak Sayuti dengan sistim beli," ungkap Jupri.

Sementara pantauan di lapangan, tampak alat berat dan sekitar 40 orang pekerja tengah bekerja dan meratakan tanah menimbun lokasi pembangunan GI.

Hanya saja, pihak pemilik perusahaan galian C belum berhasil dikonfirmasi dimintai penjelasannya terkait dugaan pengemplangan pajak. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT








loading...










#DEBAT KANDIDAT PILWAKO #BAKSO TARSYID #SIDANG SUPRIYONO #PLN #DEBAT PILWAKO 1 #ZOLA DIPERIKSA KPK #BATU BARA #VONIS KETOK PALU #ZUMI ZOLA TERSANGKA #SAROLANGUN #MUARO JAMBI #MERANGIN #Miss Indonesia 2019 #Nenek Zumi Zola Meninggal #BUNGO #BERITA JAMBI #BATANGHARI #cawagub fachrori #caleg PBB Jambi mundur #ZUMI ZOLA #LHKPN #KOTA JAMBI #KERINCI #korem 042/gapu #Kemas Faried #Fachrori Rombak Pejabat #danrem 042 Gapu #SUNGAI PENUH #SUAP KETOK PALU #surat suara Jambi #abdul Fattah meninggal #PRABOWO KE JAMBI #Pemberhentian Zumi Zola #TEBO #TANJABTIMUR #TANJABBARAT #TMMD Kerinci #TABLOID INDONESIA BAROKAH #Rocky Gerung #relawan demokrasi #REKI #Edi Purwanto #UIN STS Jambi #Pelecehan seksual #bawaslu provinsi jambi #Debat Pilpres 4 #Pahlawan nasional #Raden Mattaher #Partai Berkarya #KKI WARSI #pohon asuh #Edi Purwanto #iin inawati #Jambi masa lalu #Sejarah jambi #Musri Nauli #angin kencang Bungo #Kantor Pos Bungo Diterjang Angin #Syaihu ke PTUN #Demo UINS STS Jambi #Pelecehan seksual #Penyelundupan Lobster #Lobster Jambi #masa tenang #money politic #BAWASLU KOTA JAMBI #SYARIF FASHA #FACHRORI UMAR #HASIL PILPRES 2019 #HASIL PILEG 2019 #17 April 2019 #Minyak ilegal #Polda Jambi #KPPS Dipecat #PEMILU 2019 #LOGISTIK PEMILU 2019 #KPU PROVINSI JAMBI #Caleg Gerindra Ditangkap di Sungaipenuh #Mualaf Center Indonesia #kotak suara rusak #Hasil Pileg Tanjabbar #KPPS Meninggal Dunia #Pembakaran Kotak Suara #Prediksi Kursi di Provinsi Jambi #Pleno Rekapitulasi Suara #Harga Bawang putih #PLENO KPU PROVINSI JAMBI #Sutan Adil Hendra #SIDANG PELANGGARAN BAWASLU #Ketua DPRD Kota Jambi #Kemendagri #Samsat Jambi #Ratu Munawarrah #PIlgub Jambi #Anggota DPRD pindah parpol #DPRD Sungai Penuh #aksi Mahasiswa Jambi #GUGATAN PARPOL DI MK #Polda Jambi