REMBANG - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 tahun 2018 di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah sebentar lagi akan berakhir. Seluruh prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD akan kembali ke Kesatuan dan markasnya masing-masing.
Kepala Desa Pasedan menyampaikan, keberadaan prajurit TNI selama hampir empat minggu di Desa Pasedan ini sungguh sangat berarti bagi warga, karena selama program TMMD ini prajurit dan warga saling bersama-sama dan bergotong-royong dalam bekerja, Jumat (09/11/2018).
"Satgas TMMD meninggalkan pelajaran yang berarti di tengah-tengah masyarakat diantaranya, gotong royong, bekerja tanpa kenal lelah, disiplin tepat waktu kompak dalam bekerja," Ujarnya.
Menurut warga Pasedan sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa tinggal serumah dengan tentara. Warga tidak merasa terbebani dan kerepotan, justru merasa bangga ditinggali prajurit TNI selama TMMD berlangsung. Ini membuktikan bersama TNI, warga dapat membangun desa, baik sarana prasaran fisik yang dapat meningkat perekenomian warga.
Pasiter Kodim 0720/Rembang Kapten Inf Wardiyana menyebutkan, saat ini TMMD Ke-103 ini pembangunannya sudah mencapai 92 persen. “Tinggal menghitung beberapa hari saja, karena kurang dari seminggu kegiatan ini akan segera ditutup,” tegasnya.
Kegiatan TMMD Reguler Ke-103 terus dikerjakan dengan semangat bergotong royong bersama masyarakat, baik prajurit bersama warga masyarakat yang ada dilingkungan setempat. Pengerjaan yang dilakukan hanya tinggal finishing dan sedikit melanjutkan pengecoran jalan, karena tinggal beberapa persen saja, pengerjaan pembangunan akan segera rampung, sesuai sasaran dan waktu yang sudah ditentukan. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Keberhasilan Tidak Terlepas Dari Kekompakan Satgas Dan Warga
BAPEMPERDA DPRD Provinsi Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kementerian Kehutanan


