JAMBERITA.COM- Pilkada Merangin tinggal hitungan hari. Paslon nomor satu, Ir H Ahmad Fauzi MT - Sujarmin (FAJAR) merilis data sangat mencengangkan. Dimana, FAJAR unggul di 12 kecamatan dan tiga daerah pemilihan (dapil). Ini terungkap dari rilis hasil survei yang diterima, Hizazi Research Centre (HRC).
Data HRC, FAJAR tidak sekedar unggul di 12 kecamatan. Atau sekitar 50% dari total jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Merangin. "Survey kami lakukan di akhir April 2018. Dengan jumlah responden 1.052 orang," ujar Direktur HRC, Achmad Hizazi, SE, M.Com, CA, Kamis (14/6/18).
Hizazi, alumni University of Pune, India, mengatakan survey ini dengan margin of error 3,1% dan tingkat kepercayaan 96,9%. Lalu bagaimana peta kandidat yang lain? "Nalim-Khafid unggul di Tujuh kecamatan. Sementara Haris-Mashuri hanya unggul di Lima kecamatan," tambahnya.
Keunggulan mutlak juga terlihat di pemetaan per dapil. Dimana FAJAR unggul di tiga dapil. Yakni di dapil I, III, dan dapil IV. "Hanya di dapil II FAJAR tidak unggul. Walaupun tidak tertinggal jauh," tambahnya lagi.
HRC juga merilis data mengenai pilihan masyarakat terkait pemimpin baru atau lama. "Sebanyak 72% menginginkan pemimpin yang baru di Merangin. Selebihnya memilih pemimpin lama dan sebagian kecil menjawab tidak tahu," tambahnya lagi.
Ia menambahkan, angka swing votters atau belum menentukan pilihan masih cukup tinggi. Yakni sebesar 18%. Sehingga masing-masing kandidat masih cukup berpeluang keluar sebagai pemenang pilkada.
Namun pria yang telah berpengalaman melakukan survei sejak 2010 ini, melihat peluang Ahmad Fauzi-Sujarmin terbuka lebar untuk memimpin Merangin. "Sangat terbuka. Pertama hasil survey mereka unggul di 12 kecamatan danTiga dapil. Masyarakat yang menginginkan pemimpin baru juga sangat mayoritas," tutupnya.(*/sm)
Begini Keakraban Sy Fasha dan Fachrori Umar Saat Open House di Rumdis Gubernur Jambi
Pleno di PPK Rampung, Pleno DPS Tingkat KPU Kota Digelar 17 Juni
Fasha Akan Menunaikan Sholat Ied di Mesjid Magat Sari Pasar Jambi
Fadli Zon Minta Presiden Jokowi Turun Tangan Soal PKPU Larangan Eks Napi Korupsi Nyaleg
Menkumham Sebut Larangan Nyaleg Bagi Eks Napi Korupsi Bertentangan dengan Undang-Undang
Kakanwil Kemenkum Jambi Kepada Pejabat Baru di Lantik : Jaga Integritas!

