JAMBERITA.COM - Dugaan bakso mengandung daging babi yang sempat heboh di kalangan masyarakat Jambi tidak terbukti.
Menariknya, setelah hasil uji laboratorium dari Subdit I Ditreskrimsus Polda Jambi resmi diumumkan hari ini, Selasa (3/4/2018), pedagang langsung diminta untuk menyiapkan bakso sebanyak mungkin untuk dimakan secara bersama-sama di halaman depan Gedung Polda Jambi.
"Iya dari kita (Polda) juga bersama Kadis Perindag (Ariansyah) dan Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Jambi (Amir Hasbi) minta beliau untuk menjual, biar kita langsung makan," ungkap AKBP Guntur Saputro usai konferensi pers.
Ia mengatakan, pertama tentunya hal ini dilakukan karena rasa keprihatinan terhadap pedagang, karena sudah mengalami sanksi sosial yang begitu berat. "Biar masyarakat mengetahui, bahwa bakso bisa kita makan bersama sama," ujarnya.
Pantauan jamberita.com, meski diguyur hujan, Pak Tarsyid bersama istrinya tampak semangat melayani satu persatu pembeli yang datang ingin menikmati sajian baksonya.
Tidak hanya dari kalangan pers, tapi juga berbagai unsur birokrasi Pemerintahan Provinsi, Kabupaten, Kota dan Polda Jambi antusias menunggu bakso untuk dinikmati.

"Sekaligus, habis konferensi pers ya, biar gak nanggung kita langsung makan," pungkasnya.(afm)
Pemerhati Kepolisian Puji Inisiatif Dittipid PPA-PPO Polri dalam Penanganan Kekerasan terhadap Perem
Hasil Uji Lab dari Mahasiswa Beredar Bikin Heboh, Kadis Peternakan Provinsi Jambi Bilang Begini
BREAKING NEWS: Hasil Uji Lab Bakso yang Diduga Mengandung Daging Babi Tidak Terbukti


Lantik APPSI Jambi, Sudaryono Tegaskan Pengurus Harus Kerja Nyata: Jangan Kebanyakan Jadi Mandor!



