JAMBERITA.COM - Bakso yang diduga mengandung daging babi beberapa waktu lalu ternyata tidak terbukti. Padahal informasi ini sempat menghebohkan masyarakat Jambi.
Tuduhan ini ditujukan kepada salah satu pedagang bakso di kawasan Universitas Jambi (UNJA) Mendalo (Jaluko) Provinsi Jambi.
"Berdasarkan penyidik, untuk memastikan, dari hasil uji laboratorium Bogor dan Bukit Tinggi kesimpulannya, hasil negatif," ungkap Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Guntur Saputro dalam konferensi pers Selasa (3/2/2018).
Berdasarkan informasi yang didapat bahwa hasil laboratorium sebelumnya (bakso mengandung babi, red) dilaporkan ke Polda Jambi oleh salah seorang mahasiswi pasca sarjana UNJA, karena pada saat yang sama sedang melakukan penelitian seputar bakso.
Berdasarkan pantauan jamberita.com, tampak hadir dalam konferensi pers di lantai dua gedung Polda Jambi suami istri pelaku usaha, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, dan Mahasiswi yang melaporkan bahwa bakso diduga mengandung daging babi. Hadir juga perwakilan MUI, BPOM dan semua unsur yang terkait. (afm)
Pemerhati Kepolisian Puji Inisiatif Dittipid PPA-PPO Polri dalam Penanganan Kekerasan terhadap Perem
Hasil Uji Lab dari Mahasiswa Beredar Bikin Heboh, Kadis Peternakan Provinsi Jambi Bilang Begini
Ratusan Mahasiswa Jambi Datangi Kantor Gubernur, Ini Tuntutannya...






Gebrakan Awal 2026, UBR Jambi Luncurkan PMB dengan Literasi Keuangan, Ratusan Pelajar 'Serbu' Kampus



