Ini Penilaian Pengamat Terhadap Debat Yang Baru Digelar KPU



Senin, 02 April 2018 - 10:22:03 WIB



M Farisi
M Farisi

JAMBERITA.COM- Penampilan dua pasangan calon dalam debat kandidat yang digelar KPU Kota Jambi pada Sabtu Malam (31/3/2018) dinilai kurang maksimal.

Ini karena jawaban dari paslon masih ada yang tidak sesuai dengan pertanyaan diajukan. Ditambah lagi suasana gaduh dari pendukung yang membuat suasana debat menjadi tidak nyaman.

“Saya kira ini perlu ada evaluasi. Sehingga debat berikutnya bisa lebih baik,”kata M Farisi, Dosen Fisipol Unja saat ditemui usai menyaksikan debat.

Farisi mengatakan jika tema debat adalah  tema Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum. Namun jawaban dari pasangan calon masih bersifat normatif.  "Pasangan nomor satu tatarannya masih normatif, nomor dua lebih menjelaskan apa yang sudah dilakukan karena memang petahana. Tetapi meskipun sama-sama petahana, namun nomor satu tidak banyak berperan," kata Farisi, dikonfirmasi usai Debat Publik. 

Menurutnya, ada beberapa pertanyaan yang diajukan kandidat yang memang out of conteks. "Malah saya melihat tidak sesuai temanya saja, yang ditanyakan apa, kandidat menjawab tidak sesuai tema. Bahkan tadi ada yang sedikit offside, membawa-bawa partai yang duduk sebagai menteri, menurut saya stetment itu tidak keluar," ujarnya. 

Secara umum, Farisi menilai dibanding debat Pilkada 2015 dan 2017, debat ini lebih bagus, dari sisi teknis penyelenggaraan dan dari sesi-sesi debatnya memang dimungkinkan pasangan calon untuk saling mendebat.  "Muncul debatnya di sesi keempat dan kelima, muncul banget debatnya," katanya.

Ia juga menyinggung alokasi waktu yang terbatas. Ditambah ada gangguan dari pendukung yang terlalu gaduh.  "Saya juga melihat terlalu bising tadi, suporter masing-masing calon kurang bisa ditertibkan, saya yakin kondisi mau setegas apapun moderator suporter tidak bisa ditertibkan, menurut saya dikurangi saja," ucapnya. 

Baginya, esensi debat adalah biar masyarakat mengetahui dan menilai kandidat mana yang bagus programnya, jadi tidak usah terlalu banyak suporter. Ia pun menyarankan suporter kandidat nonton bareng di posko masing-masing.

"Jika dari segi substansi sudah lumayan bagus, artinya pertanyaan-pertanyaan dari panelis sudah menukik. Sudah cukup tajam dan itu sudah mewakili permasalahan-permasalahan yang ada, memang by riset by data," ujar Farisi. (sm)



Artikel Rekomendasi